August 26, 2014

Tentang Membaca, Menulis dan Perpustakaan

Halo.
Well, saya adalah orang yang mudah sekali terinspiprasi.
Apakah kamu juga?
Berikut beberapa quotes yang menginspirai saya hari ini: tentang membaca, menulis dan perpustakaan.


"Harta karun di dalam sebuah buku lebih banyak daripada hasil rampasan di seluruh kapal bajak laut Pulau Harta.." (There is more treasure in a book than in all the pirate's loot on Treasure Island) ― Walt Disney

 
“Pada sebuah buku yang berbicara tentang masa depan, aku melihat wajahmu menjelma pagi yang terbit di tiap halaman bersama asaku..”
Helvy Tiana Rosa 


“Memasuki taman seperti membuka sebuah buku: ada lorong yang terang, pohon-pohon hijau yang tersusun seperti kalimat-kalimat yang teratur, atau tumbuh-tumbuhan yang liar terbiar, dan kita terpesona dengan warna-warna bunga, permukaan rata yang sedikit curam, pasir halus serta batu keras yang berlumut disalut waktu.” ― Baharuddin Zainal, Monolog Kecil Tahun-Tahun Gelora



Mulai lah menulis, jangan berpikir. Berpikir itu nanti saja. Yang penting menulis dulu. Tulis draft pertamamu itu dengan hati, baru nanti kau akan menulis ulang dengan kepalamu. Kunci Utama menulis adalah menulis, bukannya berpikir" James Whitfield Ellison

"Sepanjang masa kanak-kanak dan muda saya, saya selalu membawa dua buku di saku; satu untuk dibaca, lalu satu untuk ditulisi." Robert Louis Stevenson
 


"Siapapun yang terhibur dengan buku-buku, kebahagiaan tak akan sirna dari dirinya." Ali Bin Abi Thalib  

"Perpustakaan adalah rumah sakit bagi pikiran" Anonim  

"Di dunia ini ada banyak surga. Bagi pecandu buku seperti saya, perpustakaan adalah salah satunya"  Aul Howler




 Photo taken by : Santi
Lokasi : Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Barat
Sumber Quote : Goodreads

August 20, 2014

Photo of The Day : Hewan Apa Ini?


So last sunday I found this pretty tiny living animal at the beach. Ada yang tahu hewan apa ini? Saya menemukannya ketika iseng bermain di sepanjang pasir basah di pantai. So, ada beberapa gelembung yang muncul di pasir basah bekas ombak dan saya iseng saja mencongkel nya dengan tangan karena berpikir itu kerang yang sedang menggali lubang. Ternyata yang muncul malahan sebuah kepingan terbalik (mungkin sebesar handphone) yang penuh silia, kaki-kaki halus (mungkin ratusan) yang bergerak-gerak. Lalu saat badannya dibalikkan ternyata ia bergerak menggali pasir basah lagi. Uniknya di permukaan punggung nya ada semacam motif bunga gitu, dan ada sebuah lubang memajang aneh di tubuhnya (yang sepertinya berfungsi untuk bernapas?) karena saat diletakkan di pasir basah dari lubang tersebut berkali-kali dikeluarkan air.

Well, sedari kecil hingga sekarang saya sangat menyukai ilmu makhluk hidup (biologi) dan menemukan hewan ini membuat nafsu pengamat saya mendidih. Tapi saya kembalikan lagi kok ke laut, walaupun masih ingin mengamati lebih lanjut. Habis takut nanti mati. Yah, dengan melihatnya langsung dengan mata kepala sendiri saja sudah menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Ada yang sudah pernah lihat? atau tau namanya apa? Penasaraaannn.. saya sudah coba search di google tapi tidak ketemu. haha.


Follow me on Twitter
Follow me on Instagram

August 14, 2014

Photoset : Danau Bawah, Solok, Sumatera Barat

Hello everyone.
Pernah melihat surga dunia?
Maksud saya, tempat-tempat di bumi yang keindahannya membungkam mulutmu--membuat mu tak bisa berkata-kata? Well, saya pernah beberapa kali melihatnya di Indonesia. Ini mungkin saja salah satunya. (Mungkin bagi teman-teman yang melihat fotonya merasa biasa saja. Karena memang keindahan sesungguhnya hanya bisa dirasakan sendiri saat berada di sana. Saya bukan fotografer yang mampu menunjukkan keindahan aslinya. wkwk).

Danau Bawah, Kabupaten Solok, sumatera Barat, Indonesia.

  One of my dreamy house.
Ingin saat tua nanti tinggal di rumah yang seperti itu, dikelilingi para cucu...
 
Padang rumput di sini seperti seperti buatan.. #TapiAsliAlami
 
 
Wow-ed. Heavenly view..
 

Akhirnya saya sudah mulai kuliah lagi. I'm gonna be busy, I know. Tapi saya tak akan terlalu sibuk, mengingat jadwal kuliah saya di semester 7 ini hanya tinggal 2 mata kuliah lagi. So I got a loooong free time. Hidup terasa jauh lebih indah lho, saat banyak waktu luang. Karena bisa diisi dengan kesibukan lain yang bervariasi. Nge-blog, menulis, pemotretan, travelling, hang out, mencari ide untuk judul skripsi, mencari kerja part-time, membaca novel-novel serta komik baru dan lain-lain. Keren.

Follow me on Twitter
Follow me on Instagram

August 10, 2014

Announcement : Saya membuat sebuah blog lagi

Hello everyone.
Kabar gembira untuk kita semua.. Kulit mangg..
Jadi, setelah menimbang-nimbang dan memikirkannya matang-matang, saya akhirnya mengambil sebuah keputusan besar sebagai seorang blogger: saya membuat sebuah blog lagi.

(jangan salah sangka dulu, saya tidak akan menghapus atau meninggalkan blog ini kok)
(Saya ingin mengelola dua blog. Hehehe..)

Saya yakin teman-teman banyak yang bertanya-tanya untuk apa saya membuat blog lagi. 

Well, pada dasarnya saya menyukai banyak hal. I have many interests. and passion. and desire. Dan hampir seluruhnya telah saya tuangkan di blog ini tanpa segan-segan dan tanpa sensor, karena memang blog ini adalah blog personal dimana saya bebas bisa mengisinya dengan apapun yang saya mau.

However, masalah mulai muncul ketika saya mempublish postingan bertema fashion atau style seperti ini, ini atau ini. ternyata lumayan banyak teman-teman blogger dari luar negeri yang melihat dan berkomentar. Tapi beberapa teman-teman blogger yang dari Indonesia sepertinya belum begitu menyukainya. Beda ketertarikan. Beda pemirsa.

Belum lagi kesenangan saya menulis postingan dalam bahasa inggris (walaupun akhir-akhir ini sudah berkurang), yang ternyata membuat beberapa dari teman-teman merasa jenuh. Beberapa bahkan mengakui bahwa tidak membaca yang saya tulis karena bosan. "Ujung-ujungnya lalu berkomentar "Mampir sob!" atau "Nice info gan.." 

Begitu juga sebaliknya. Ketika teman-teman blogger dari luar negeri berkunjung ke blog ini sedangkan yang terpajang di halaman utama adalah postingan seperti cerpen atau curhatan atau hal-hal random berbau personal yang saya sajikan dalam bahasa indonesia, mereka sepertinya tidak mengerti dan merasa tak perlu repot-repot untuk mengerti. Hingga akhirnya hanya meninggalkan jejak sebatas "Nice blog!" atau "I like it". atau sekedar meninggalkan link blog nya.

DOR!
Ternyata saya terlalu memikirkan kepuasan pribadi dan lupa punya pembaca juga.
It's a big dilemma.

Kemudian saya berpikir (setelah sempat pula meminta pendapat pada teman-teman dekat, teman-teman di twitter, dll) dengan membuat satu lagi blog khusus untuk kesenangan saya dalam bahasa inggris dan fashion, saya tak perlu kehilangan salah satu kelompok teman-teman blogger (dalam ataupun luar negri). Awalnya saya ragu, apakah sanggup mengelola 2 blog sekaligus (itu belum termasuk blog-blog lainnya yang juga saya urus secara anonim)? Tapi kemudian jadwal kuliah menguatkan tekad saya. Ya, sekarang saya sudah memasuki tahun ke empat sebagai mahasiswa. Tinggal 2 mata kuliah lagi yang harus diikuti, lalu skripsi! Wohoo! Jadi saya punya banyak sekali waktu senggang di semester ini.


Semoga dengan adanya blog yang baru saya buat itu, blog ini juga bisa menjadi lebih baik. you know what? saya baru saja membaca-baca ulang postingan lama dan ternyata, alangkah senangnya menulis di blog seperti dulu, di awal-awal menjadi blogger. Mengisi blog tanpa beban. tanpa keinginan untuk dianggap profesional. tanpa ada yang dipaksakan. yang dibuat-buat. Mengalir seperti air. Deras seperti banjir.

Dan alasan saya nge-blog dulu seingat saya memang hanya untuk hobi. untuk refreshing. Bukannya untuk menambah-nambah beban hidup. Hidup di dunia nyata saja sudah cukup sulit. Kenapa harus saya persulit..

Baiklah mungkin itu saja sedikit yang saya sampaikan.
Keep supporting me! karena kalau tak ada dukungan semangat saya melempem terus wkwkw.

P.S.
Oh iya, lupa. alamat blog saya yang baru dibuat itu:

August 05, 2014

Photoset : Onion Farm (Pertanian Bawang)

 
     As I told you in the previous post, selama masa KKN lalu saya tinggal di sebuah desa yang salah satu komoditi utamanya adalah pertanian bawang. Hidup bersama keluarga dengan mata pencarian sebagai petani bawang adalah suatu pengalaman yang luar biasa. I never thought that being an onion farmer would be that hard. It's like you spend almost the whole day in the farm, working on plantation, watering, pesticides, maintenance, etc. Dan mungkin beberapa foto ini bisa memberikan sedikit gambaran. Let the pictures speak..

The best onion farm only can be found in the mountain

Harvest time! Panen paneen!

Fresh onions!
Bawang merah segar siap diolah dan dijual

 _________________

Photo taken by my self using my phone's camera
Location: Jorong Lipek Pageh, Sungai Nanam, Solok, Sumatera Barat
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...