August 31, 2015

See you next year!

     Finally the end of the month. Sedih juga ya "belakangan ini" waktu terasa makin cepat berlalu. Belakangan ini dalam tanda kutip maksudnya beberapa waktu terakhir dimana rasanya sibuk melulu dan nggak ada waktu santainya, bahkan weekend. And the good thing is, end of a month means new month means new money for wallet. hahaha. Iya, anak kuliahan kayak saya harus nunggu bulan baru dulu, baru jajan bulanannya turun. Thanks God, Akhirnya bakal bisa bayar hutang-hutang pffffttt... :)))


     Saya selalu suka september. Entah kenapa. Ada semacam aura melankolis tertentu yang saya rasakan setiap tahunnya selama september berlangsung. Penuh euforia. Penuh peristiwa. Saya jadi gampang berubah mood, tapi paling sering gloomy-gloomy murung sendiri gitu. Apalagi kalau di luar sedang hujan, nyander deket jendela, dengan teh di atas meja... wahh. CAN'T WAIT FOR SEPTEMBER!!

Ups, ada part nyebelinnya juga sih. Saya mesti ngejarin penelitian dan ujian seminar hasil skripsi nih. Hmmmm.. Tak apa lah. Insya Allah setelah kesukaran ada kemudahan. Setelah kesedihan ada kebahagiaan. Don't you think so?

See you next year, August! (Walaupun momen-momen agustus tak pernah sama)
September please be niceeee

August 26, 2015

Blogger Modal Tampang

Err... kayaknya bilang maaf terus-terusan karena jarang update atau blogwalking udah basi gitu ya. Soalnya hampir di semua postingan saya minta maaf, tapi abis itu diulang lagi. Minta maaf lagi. Diulang lagi. Bagaikan manusia dan dosa nya. Minta ampunan. Dikerjain lagi. Khilaf lagi. Minta ampunan lagi. Dikerjain lagi. #JLEB #PastiPadaNgerasa #Hahah

Payah, memang...

Kalau dihitung-hitung, kayaknya mungkin tahun ini adalah tahun paling kurang produktif saya nge-blog ya. Ngakunya penulis, tapi nggak pernah nulis apapun lagi. Ngakunya blogger tulen, tapi jarang update dengan mengkambinghitamkan dunia nyata. Paling banter upload foto wajah, sebagai pengalihan isu biar nggak ketahuan jarang update. Ciyee yang mengandalkan foto wajah. Udah kayak beberapa artis aja tuh, yang nggak punya bakat apa-apa tapi sering muncul di TV : digemari lantaran fisik nya aja. Artis modal tampang doang. Hmmm...

Berhubung kayaknya saya semakin nggak berbakat dan hanya mengandalkan rupa fisik doang, dengan ini saya nyatakan bahwa saya mungkin adalah salah satu blogger yang modal tampang doang -,- #Najis #Cuih #SokGanteng #PadahalStandarBanget #JombloPula #Haha

Verrell
Adeknya Aliando

Mohon maaf pemirsa, nanti kalau urusan saya udah beres bakal lebih aktif lagi deh
Insya Allah (u,u)v

P.S.
What the heck ini postingan paling nggak jelas tahun ini ahahahahah. Sekali-sekali harus ada yang nggak penting begini nih, biar konten blog nya tetap bervariasi.
#NGOKK #NgelesnyaJagoBanget

August 20, 2015

Tinggal Setengah Lagi

Alhamdulilah
Setelah perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, dua hari yang lalu akhirnya saya berhasil mencapai tahap Ujian Proposal Skripsi. Seriusan, ternyata dunia terasa lebih indah setelah ujiannya berakhir. Setengah beban hidup saya udah berkurang hahaha..


Selanjutnya tinggal penelitian lalu seminar hasil. Tinggal setengah lagi.
Semangat owl...!!

P.S.
Maaf ya seminggu ini saya tidak aktif nge-blog. Mohon maklum, untuk ujian proposal ini persiapannya lumayan ribet dan saya nggak sempat nge-blog deh. Instagram juga terbengkalai tuh. wkwkwk. Jadi jangan sampai mikir saya sombong atau semacamnya ya. You know me so well lah :3

Semoga aja saya ujian seminar hasil skripsi nya di bulan september. Mohon doa nya ya teman-teman. Kalau target ini tercapai, insya Allah saya mau rombak tampilan dan konten blog ini habis-habisan. Selain yang dua itu, kira-kira ada saran lain nggak untuk perbaikan blog ini?

August 12, 2015

Memaksa, Dipaksa dan Terpaksa

Hello people.
Maaf bila akhir-akhir ini blog saya rasanya agak hambar. Semacam sayur kurang garam. Atau indomie instan kebanyakan kuah. Atau sate kurang rempah. Atau bubur ayam kurang saos sambel. #HahaApaBanget Mohon dimaklumi ya pemirsa. Saya lagi ribet banget ngurus sesuatu milik anak semester akhir yang kita tahu lah apa dan tak perlu disebut karena akan merusak mood haha. Dan jadinya postingan-postingan saya belakangan ini sering nggak fresh dari oven lalu disajikan hangat-hangat. Tapi udah disimpen beberapa hari di kulkas, dan baru disajikan pas udah dingin alias pake menu update terjadwal otomatis wkwk. Dan yaa.. saya nggak pernah terlalu puas dengan postingan yang demikian. Karena itulah, kendati teman-teman nggak ngerasa hambar, saya ngerasa hambar. pake banget.



Well, sampai beberapa hari yang lalu saya masih berusaha memegang teguh sebuah quote yang cukup populer untuk meraih sebuah keberhasilan : "Bisa karena biasa. Biasa karena terbiasa. Terbiasa karena dipaksakan".

Sebagai seseorang yang terbiasa hidup lelet dan terlambat dan telat dan nggak ontime dalam segala hal (AUL = [A]lways [U]sually [L]ate ), quote itu bukan saya banget. Dari awal saya udah tahu sih, namun karena ngeliat teman-teman lain yang skripsi nya berhasil selesai duluan, saya jadi agak termotivasi juga untuk nyoba memaksakan diri. Push to the limit. Kalau perlu Push overlimit. Karena yang saya kerjakan ini perkara sekali seumur hidup.

But yea.. in the middle of the mess, saya jatuh sakit. Tengah malam muntah-muntah. Lalu meriang merindukan kasih sayang #PLAKK lalu demam sampai sekarang. Well.. well.. Niatnya memaksakan diri supaya bisa bertahan. Tetap dipaksakan walaupun sebenarnya sudah tak bisa menahan. Dan kalau sudah sakit begini berarti saya terpaksa harus tertahan. Berhenti sama sekali tanpa sedikitpun progress yang berjalan.

Ternyata memang semua yang dipaksakan tak selalu berakhir sesuai harapan ya. Dan mulai sekarang mungkin saya akan menjadi diri sendiri aja. Biar lah lambat asal dapat, hebat dan tetap selamat. Hehe.

Jadi ingat quote nya kak Diana Rikasari nomor #68 : "The world may be moving faster than us, But it doesn't always mean you gotta rush to catch up. As long as we're rotating in the same direction, enjoy life in our own speed"

Baiklah, mungkin saya harus kembali ke kecepatan semula. Semoga nggak terlalu lambat deh, jadi masih terkejar tamat tahun ini. aminn


Maaf kalau rada-rada serius dan membosankan ya. Sekali-sekali harus ada yang beginian supaya blog ini kontennya tetap bervariasi dan berwarna. Nggak seneng-seneng melulu isinya. Hahaha..

August 08, 2015

Cafe : RIMBUN Espresso & Brew Bar



Lately in bloggers meet up, we visit a cafe at Mangunsarkoro street. Kafe nya sih dari luar nggak begitu mencolok, tapi dalam nya ternyata keren banget lho. Ini adalah pertama kalinya saya mampir, nongkrong dan minum di sini, dan rasanya beda banget. The wooden cold atmosphere is just the best thing for relax-time. Dan ya, kalau lagi senggang dan mengejar deadline menulis apapun mungkin saya akan ke sini lagi deh kayaknya..

Welcome-banner

Order here

Awesome decoration, don't you think?
Filosofi bagaimana kopi nya terlahir
Vintage paintings
My favorite spot
Loving the melancholic-mood-pic
 All wooden

Which cafe do you love for hangout?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...