September 17, 2020

New Normal BUKAN Back To Normal!


Hello Muggles!
How are you? Saya sih baik-baik dan sehat-sehat aja, Alhamdulillah. Keluarga juga sehat semua. Belum ada yang terpapar bahkan positiv Covid-19. Jangan sampai deh! Yang agak saya syukuri adalah bahwa di Kota Padang penyebarannya belum separah di Jakarta. Iya, di Padang emang banyak juga sih total kasusnya,namun penyebarannya cenderung agak lebih lambat dibanding Jakarta yang sehari bisa nambah ribuan kasus. Karena nya, walaupun terkadang agak was-was kalau ke luar rumah, saya tetap masih merasa agak sedikit lebih santai. Tinggal pasang masker, pasang hand sanitizer, jaga jarak, Bismillah! Mudah-mudahan akan selalu sehat seperti sekarang. Semoga yang lain juga cepat sadar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Miris banget lihat di TV dan sosial media betapa orang-orang sudah menganggap situasi sudah kembali normal. MONMAAP, SEKARANG MASIH PANDEMI LHO!

Kebayang nggak sih, betapa ignorant nya masyarakat di Indonesia?

Musim sepeda-an rame-rame

Nongkrong rame-rame

Liburan rame-rame

Bahkan nonton konser dalam rangka Pemilu rame-rame

Biar Apa Coba?
-_____-

Gila sih itu. Mentalnya kuat banget sampai-sampai virus Corona ketawa-ketawa liatnya. Itu pada nggak ada takut-takutnyalagi. Udah pada lupa bahwa sekarang masih Pandemi. Pada lupa kalau virus masih merebak di seluruh Indonesia dan menyebar secara langsung dan tidak langsung tanpa kita sadari. Ya emang sih Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) telah selesai dan telah masuk pada masa New Normal. Tapi, gara-gara kelakuan ignorant semua orang ini, jumlah kasus positif meledak lagi dan akhirnya Kota Jakarta melakukan PSBB lagi deh. Ckckck

Salah sendiri.
 
Btw, New Normal itu tidak sama dengan Back To Normal ya, Pemirsa! 

Oke lah misalnya memang harus keluar dan beraktivitas. Sepedaan atau nongkrong juga boleh aja, kalau memang urgent. Tapi kan harusnya masih mematuhi Protokol Kesehatan ya... Pakai masker, hand sanitizer, jaga jarak, dan lain-lain. Harusnya. Ckck. Syukurlah kalau misalnya sekarang status kita masih negatif. Tapi kan status kita bisa saja jadi positif sewaktu-waktu, Kan? 
 
Lalu sekelompok orang bilang, bahwa toh anak muda kalau positif palingan juga hanya akan jadi Orang Tanpa Gejala (OTG) dan tidak akan kenapa-napa. Iya sih, kamu bener Malih. Tapi pas pulang ke rumah gimana? Emang nggak ada orang tua, anak kecil, atau anggota keluarga dengan riwayat penyakit? Nggak kasihan kalau mereka ketularan kamu terus jadi Penderita karena memiliki risiko daya tahan tubuh kurang?

Semoga kedepannya yang baca blog ini lebih care ya, sama Protokol Kesehatan!
 
Biarin deh, orang-orang ignorant nanti ngerasain sendiri efeknya. Kalo nggak dia langsung yang kena, mungkin keluarga atau orang-orang yang disayang. Nanti baru deh, menyesal. Mengutuk diri kenapa tidak peduli pada protokol kesehatan New Normal. Ckckck. 

Btw, untuk seman-teman yang ada di Kota Jakarta, sebaiknya lebih aware dengan status diri masing-masing deh, sebelum beraktivitas luar ruangan atau berkumpul serta berinteraksi dengan keluarga atau rekan-rekan kantor. Segera lakukan tes rapid atau tes swab. Tapi banyak peristiwa sih ternyata membuktikan bahwa tes rapid seringkali hasilnya kurang valid ya, maka sebaiknya tes swab saja deh. Salah satunya teman-teman bisa tes di PCR Swab Jakarta dari Halodoc.

 Tampilan awal website www.halodoc.com

Halodoc adalah layanan konsultasi dan layanan kesehatan online. Lewat Halodoc, kita jadi bisa tanya-tanya dan konsultasi dengan para dokter secara online, langsung dari website nya. Layanan ini memiliki sejumlah tenaga kesehatan pilihan yang terbaik di bidangnya masing-masing. Mulai dari dokter umum yang bisa membantu teman-teman menjawab berbagai keluhan, dokter gigi, spesialis penyakit dalam, THT, spesialis mata, spesialis anak, perawat dan lain-lain. Untuk setiap layanan yang kita inginkan, nanti akan disediakan staf yang meneruskan teman-teman kepada tenaga kesehatan yang sesuai. Keren yaa

Selain konsultasi, juga bisa baca-baca beragam artikel kesehatan lho

Dengan adanya bantuan untuk tes Swab tersebut, semoga teman-teman segera memeriksakan diri dan mengetahui status ya! Terutama setelah bepergian keluar kota atau setelah berada di keramaian atau tempat umum. Penting banget untuk kita mengetahui status, agar kita tidak membahayakan orang lain di sekitar kita, terutama keluarga dan orang-orang tersayang. Selain itu, kita sudah harus membiasakan menerapkan budaya New Normal : Mematuhi protokol kesehatan dengan cara-cara yang sebenarnya sudah kita ketahui. Sehingga, mudah-mudahan kita dijauhkan dari risiko terpapar bahkan tertular. Aminnn.

Semoga kita semua sehat selalu ya.

See you in the next post!

Sumber gambar :
1. Medcom.id
2. Tribunnews.com
3. Liputan6.com
4. CNNIndonesia.com
5. Halodoc.com

25 komentar:

  1. Yaay.. Aku yang pertama πŸ˜‚..

    Iya sih Pak Dos.... Alhamdulillah di sini gak separah di JKT. Mudah2an jangan nyampe kek gitu lah.

    Masyarakatnya itu lho. Termasuk aku.. Susah kali dibilangin..


    Tetap sehat selalu pak Dos, keluarga dan Kita semua.
    😭

    BalasHapus
  2. Kebanyakan orang salah menyangka new normal dianggapnya sudah normal jadi pada tak lagi melakukan protokol kesehatan dan akhirnya korban yang terjangkit Kembali meledak.

    BalasHapus
  3. I'm fine aul
    di kotaku sini sekarang makin ketat soal pemakaian masker, malah ada razia kayak di pasar, yang nggak pakai masker dihukum disuruh menyapu jalanan. karena angka positif makin nambah aja soalnya
    malah tadi infonya di kantorku akan ada pelaksanaan rapid test untuk all karyawan, mengingat ada berita salah satu temen kantor ada yang kena. cuman masih simpang siur

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah aku juga baik baik saja bang Aul. Benar banget karena banyak yang mengira new normal itu keadaan sudah normal maka banyak yang mengabaikan protokol kesehatan dan akibatnya banyak lagi yang kena Corona. Akhirnya Jakarta mengadakan psbb lagi karena sudah parah keadaannya, ribuan kasus tiap hari.

    BalasHapus
  5. new normal lama-lama jadi abnormal.. pusing juga nih kapaaaan kira-kira bakal back to normal, the real normal hufff..

    BalasHapus
  6. Faktor kedissiplinan yang kurang yang membuat orang Indonesia menganggap New Normal bisa bebas sebebas-bebasnya tanpa Corona.😱😱

    Padahal negara kita ini masih pada masa Pademi dan masih sama seperti pada awal Corona muncul. Yaa saya juga berharap semoga si Corona segera berlalu dari negri kita Indonesia.😊


    Dan intinya kita pun harus taat ada peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku.😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tumbeeen ..., Bijak bangets kali ini .. πŸ˜…

      Hapus
    2. Yakaann. Padahal biasanya doi jayuz mulu dan ngejokes-receh mulu wkwkwkwk

      Hapus
    3. Kalau diperhatikan emang kang satria ini bijaksana dong yeay, pemikirannya mateng euy, kan emang uda mateng xixiixix

      Hapus
  7. I'm glad you're doing well, Aul.
    Me too ..

    Haisssh, udah akh bahasa Inggrisnya bentaran saja πŸ˜….
    Sekarang kembali keeee ... , New normal, *eh bahasa Indonesia maksudku.

    Uuwwaaoouuu .. ikut begidik merinding lihat foto kerumunan orang sebanyak itu!.
    Lah kok apa ya ngga khawatir ikutan tertular atau gimana ya ..,, apa dipikirnya daya tahan tubuh mereka ngga mudah dijangkiti virus πŸ€” ??.

    BalasHapus
  8. iyani pakai aplikasi halodoc ini lagi booming
    sekarang
    bisa konsul2 juga di aplikasinya

    BalasHapus
  9. Emnk..kesel banget.. itu yg sering nongkrong anak2 sekolah, mentang2 libur sekolah... tapi malah kelayaban.

    Di tempat saya tinggal di komplek perumahan banyak banget yg positiv bahkan tetangga belakang, sama tetangga sebranng ada yg positiv juga.

    BalasHapus
  10. Hueee bijak kali aul makin ke sindang

    Alhamdulilah ku juga masih sehat aul, moga moga kita semua selalu dalam perlindungan ya, walaupun ntah kapan ini status korona bukannya menurun malah liat berita dari hari ke hari tambah menghawatirkan aja hiks

    Mau ke rs aja takut, yauda solusinya halodoc aja :D klo ga gitu urgent

    BalasHapus
  11. Aul makin lama makin kritis. Beda sama Aul yang 7-8 tahun yang lalu.

    BalasHapus
  12. Halodoc ngebantu banget selama pandemi ini :') Awalnya ga nyangka dapet informasi biaya tes PCR setelah cek Halodoc. Tapi udah terlanjur tes, alhamdulillah negatif

    BalasHapus
  13. Punya jiwa hebat ,tidak takut dengan korona.
    Sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi
    Makanya yang dibuat kelimpungan adalah pemeritah
    Pening tujuh keliling

    BalasHapus
  14. Alhamdulillah..moga kita jangan terjangkit deh.
    Serem banget ngeliat foto di atas, "new" normal diartikan "beyond" normal..

    BalasHapus
  15. rasanya, bukan di Indonesia saja yang hadapi masalah ini, malah seluruh dunia pun begitu. mereka takutkan virus (takut mati) tapi tiada usaha untuk membanterasnya

    BalasHapus
  16. Bener banget tuh Mas, kita yang muda-muda nggak usah sok-sokan tahan covid-19 deh. Okelah kita tahan, tapi gimana dengan keluarga dan tetangga kita?

    BalasHapus
  17. Mungkin efek samping di rumah aja bang, bawaannya bosan melulu. Begitu dapat kabar new normal, langsung banyak cuzz kemana-mana. Semoga aja mereka cepat sadar agar kondisinya bisa kembali normal

    BalasHapus
  18. sepakat banget sih kl new normal ini bukan back to normal. hhh
    suka heran juga banyak orang2 yg masih abai dengan kondisi pandemi ini ya. btw, halodoc emg andalanku juga. tiap ada keluhan otw buka aplikasinya, hihi

    BalasHapus
  19. yeee curhat ujungnya halodoc :P
    btw, new normal mah emang gak normal dari awal dicanangkan. normal itu ya kalau pandemi gak ada HAHAHAHAHAHAHA

    BalasHapus
  20. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  21. Jujur di sini juga banyak yang nggak pakai masker, suka ndusel-ndusel nggak mau jaga jarak.
    Setelah kemaren agak senang dengan adanya himbauan sosial distancing, eh sekarang mulai lagi, dempet distancing hahahaha

    BalasHapus
  22. Ngeri ya lihat orang masih banyak yang berkerumun di era pandemi corona ini.
    Memang masyarakat kita susah sekali ya diajak disiplin mematuhi auran protokol kesehatan. Padahal untuk kebaikan masing-masing juga.
    Semoga masyarakat kita akan cepat sadar melihat tinggunya angka penderita yang positif terpapar virus corona.
    Semua terhgantung sama kita juga mau disiplin nggak.
    Aku ke mana-mana juga gunain masker, hand sanitizer, jaga jarak.
    Stay safe there Aul..
    Aku hanya bisa berdoa semoga pandemi ini segera berakhir.

    BalasHapus

Thanks for dropping by!
Leave some comments here if you want. Use your gmail or blogger or google account to comment. If you do not have one, choose Name/URL.

For private comments or questions just send me email to Aulhowler@yahoo.com

Thank you :)