Tampilkan postingan dengan label Aul's Articles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aul's Articles. Tampilkan semua postingan

November 21, 2015

Thamrin Cafe, Padang

Hello everyone
Busy day doesn't always mean we have no time for hanging out, don't you think? Haha yea I've been busy again lately helping my lecturer's project. Tapi setelah capek seharian syukurlah masih bisa nongkrong menghilangkan lelah bersama teman-teman. Nggak lengkap sih, karena udah ada yang kembali ke daerah masing-masing. Tapi mending daripada nggak kemana-mana sama sekali. Rehat itu perlu untuk menghindari stress apalagi depresi wkwk. Jadi kami makan malam ke kafe Thamrin, di Jl, Thamrin, Padang.

Iya, itu yang digantung deket atap emang sepeda beneran..

Kafenya keren deh. Temanya campur-campur klasik dan modern serba eropa gitu. Italia, Paris, London dan lain-lain. Seluruh karyawannya pakai topi ala-ala. Dinding nya nggak ada yang polos, penuh banget sama dekorasi yang anak muda banget lah pokoknya. Jadi selain ngilangin laper dan dahaga beneran, juga ngilangin dahaga penglihatan. Enak banget diliat, nggak bisa sebentar doang soalnya detail banget sampe ke yang kecil-kecil. Saya aja sampai berjam-jam di sana. Nih ada beberapa fotonya, guys. Nggak bisa banyak-banyak tapi, takut nanti loading nya makin lama wkwk. Enjoy..

Mau beli juga ah topi kayak kakak-kakak ini hehehe..

Bonjour! Mau pesan apa?

Keren ya..
Penuh seni..

Di beberapa bagian vintage.. di beberapa bagian retro..
di beberapa bagian modern.. di beberapa bagian rame. Komplit. Campur campur!

Romantis bangeet...

Photo spot yang paling populer di sini.
London Red Telephone Box & Mini Eiffel Tower

What I ordered :9

Dipaksa nyanyi sama teman-teman.
Awalnya sok-sokan nggak mau tapi pas udah pegang mic merasa sok Afgan wkwk

Sekian dulu postingan kali ini..
Have a nice weekend guys!

Januari 27, 2015

Go Green & Get Rich!

(Semua gambar dari google)

     Dulunya, Indonesia adalah negara yang sering disebut-sebut sebagai zamrud khatulistiwa. Bagaimana tidak, ribuan pulau nya yang bertebaran tepat di garis khatulistiwa antara Benua Asia dan Australia dari angkasa tampak menghijau, terangkai indah di atas birunya samudera. Barangkali, dulu Indonesia memang layak menyadang julukan itu. Sayangnya, tidak lagi sekarang.

     Ya, Indonesia kini telah memiliki wajah baru. Hutan dan lahan hijau nya yang terkenal di seluruh dunia sedikit demi sedikit ini mulai lenyap, berganti jalan-jalan, rumah-rumah dan gedung-gedung bertingkat. Tak sampai di situ saja, aktivitas masyarakat penghuni Indonesia yang notabene adalah negara berkembang, kini setiap harinya mempropduksi berton-ton sampah dalam berbagai wujud. Itu belum termasuk pencemaran udara, air dan tanah nya. Hijaunya zamrud itu kini telah memudar.



     Apakah sudah ada usaha untuk mengatasi masalah itu? Sudah. Banyak malah. Pemerintah dan seluruh pihak yang merasa bertanggung jawab sudah melakukan banyak langkah. Tapi tampaknya semua belum menunjukkan hasil seperti yang diharapkan. Kegiatan "Aksi Tanam Pohon" kini hanya tinggal event belaka, yang ramai dilakukan ketika sedang musimnya, namun tidak diperhatikan kelanjutan nasib pohon-pohonnya. Semboyan "Buanglah Sampah Pada Tempatnya" kini hanya tinggal kata-kata yang tertempel di mana-mana. Membeku di jalanan, menjadi saksi bisu makin buruknya kondisi alam Indonesia seiring bertambahnya waktu karena kita jarang menerapkannya.



   Sementara, kitalah yang sudah menyulap rimbunnya hutan dan suburnya lahan menjadi jalan-jalan, rumah-rumah dan gedung-gedung bertingkat. Kitalah yang sudah menyihir lingkungan yang bersih dan sehat menjadi onggokan kotor dan berpenyakit. Lucunya, saat makin parahnya kerusakan hutan dan lahan atau saat parahnya masalah persampahan mulai meninmbulkan gangguan, kita justru menyalahkan pemerintah.

     Padahal, sebenarnya kita sendiri tahu siapa yang seharusnya bertanggung jawab tanpa perlu lagi mencari siapa yang salah dan siapa yang patut disalahkan. Ya, kita lah yang seharusnya bertanggung jawab.terhadap kerusakan yang kita buat sendiri. Siapa yang menanam, dia yang menuai. Siapa yang melempar lebah, dia yang disengat. Bukankah begitu?



     Sebenarnya, ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya dan mencegah muncul nya masalah yang sama di kemudian hari, tanpa membutuhkan banyak dana, sumbangan warga atau bantuan walikota. Ya, bila kita sungguh-sungguh menjalankan program “One Man One Tree” pada diri kita masing-masing, maka mungkin Indonesia bisa hijau kembali. Atau jika kita dengan sungguh-sungguh membuang sampah pada tempatnya, maka mungkin Indonesia bisa bersih kembali. Sayangnya, hal itu akan sulit bila tak ada kemauan.

     Nah, di awal tahun 2015 ini, salah satu lembaga yang amal non-profit yang ada di Indonesia, The Nature Conservancy Program Indonesia, mengajak kita semua untuk menciptakan resolusi upaya-upaya apa saja yang bisa kita lakukan untuk menghijaukan kembali negara yang kita cinta dengan tajuk #ResolusiHijau1015. Dan berikut ini adalah beberapa resolusi hijau versi saya yang dapat kita (saya dan teman-teman lainnya yang tertarik untuk ikut mencoba) lakukan dengan penuh semangat, karena tak hanya sekedar langkah penghijauan atau menjaga kebersihan semata, namun juga bisa menjadi penghasilan tambahan yang bisa langsung dirasakan sendiri keuntungannya.

1. Re-Cycle into Fancy Stuff
Jangan bayangkan dulu bahwa kita akan mengorek-ngorek tempat sampah demi mencari benda-benda tertentu. Kita cukup menyediakan wadah atau kantong khusus di rumah, untuk membuang benda-benda yang dapat didaur ulang saja, seperti botol plastik bekas minuman, kaleng, botol kaca, plastik kemasan berbagai produk, karung goni, dan sebagainya. Ini bisa memiliki nilai ekonomis. Jika ingin cara yang cepat, kita bisa langsung menjualnya kepada pengepul atau tukang loak kiloan. Bila ingin nilai jual yang lebih, tinggal diberi sentuhan kreativitas. Kita bisa membuat benda-benda bekas tersebut menjadi kerajinan tangan seperti tas, mainan anak-anak, perabotan, hiasan, dan lain-lain. Ada banyak sekali referensi d internet yang bisa kita gunakan untuk mengolahnya.



2. One Man One Fruit Tree
Program wajib tanam satu pohon per-orang mungkin terdengar membosankan. Namun, bagaimana kalau pohon yang kita tanam adalah pohon buah? Memang membutuhkan waktu yang lumayan lama, namun justru disanalah bagian yang mendebarkan. Saat pohon kita sudah menghasilkan buah, kita jadi bisa memiliki sumber vitamin sendiri. Gratis pula. Bayangkan berapa uang yang berhasil kita hemat karena tidak membeli jus atau buah-buah di supermarket karena punya pohon buah di rumah? Apalagi kalau kita bisa menjual buah tersebut, baik mentah-mentah maupun hasil olahannya. Jangan terkejut, kita bahkan bisa mengembangkannya menjadi bisnis kuliner, lho. Kita bisa saja kaya mendadak. Terlebih bila buah yang kita hasilkan adalah buah yang banyak disukai orang.



3. The Green Habit
Jangan hanya saya dan kita yang melakukan resolusi hijau ini. Sebaiknya kita juga mewariskan nilai-nilai peduli lingkungan ini kepada generasi selanjutnya agar tetap ada yang melakukannya. Pada adik-adik kita atau pada anak-anak kita, misalnya. Kita bisa mengajak mereka saat membuat kerajinan tangan dari barang bekas atau saat menanam pohon buah. Bagi anak-anak, kegiatan seperti ini tentu akan sangat berkesan. Apalagi bila bisa mengemas kegiatannya sambil bermain. Mungkin ini juga bisa dijadikan kegiatan di sekolah untuk anak usia dini seperti TK atau PAUD. Pasti akan sangat menyenangkan.



Sederhana tapi luar biasa sekali, bukan?
Saya sendiri berharap, semoga di tahun 2015 ini saya bisa mulai melaksanakan resolusi ini di rumah dan mengajak teman-teman saya yang lainnya. Dan tak ada salahnya kita semua mencoba memulainya juga! Karena selain membantu menghijaukan kembali Indonesia, kita juga bisa mendapatkan penghasilan. Nah, tunggu apa lagi? :)

Februari 05, 2012

Tips: Kalau Kita Sedang Dikejar Deadline

Dikejar oleh Deadline

   Semua orang pasti pernah mengalami saat-saat dikejar deadline. Saat masih ada banyak hal yang belum selesai dikerjakan, sementara waktu yang tersisa sudah tidak cukup. Akhirnya semua yang kita kerjakan terasa lebih sulit, lebih rumit, dan bisa membuat kita stress. Rasanya langit akan runtuh saat waktu habis sebelum semuanya selesai...

  Kalau ini sudah terjadi, yang tinggal hanya penyesalan. Kenapa kemarin tidak sungguh-sungguh mengerjakannya? Kenapa kemarin terlalu santai? Kenapa kemarin tergoda untuk melakukan hal-hal lain yang kurang penting? Jujur saja, postingan kali ini saya tulis karena saya sendiri juga sering dikejar deadline. Jadi semacam reminder untuk temna-teman semua, dan untuk saya sendiri. hehehe :D

Juli 04, 2011

Anak-Anak: Dulu Dan Sekarang

Dialog 1 
Caca : Fi, Semalam kamu nonton sinetron "Cinta Terlarang" nggak?
Fifi    : Nggak tuh! Semalam jadinya gimana?
Caca : Iya. Jadi si Cinta sama Andre akhirnya pacaran. Terus Mamanya gak setuju, soalnya ternyata mereka adek kakak. Tau nggak, Fi? Si Andre anak haram mamanya Cinta!
Fifi    : Wah... kapok aku gak nonton

Dialog 2
Bu Guru : Siapa yang suka menyanyi??
Rizki      : Saya buuuk!!
Bu Guru : Ayo Rizki, bernyanyi di depan kelas!
Rizki      : (berdiri di depan kelas) "Menatap indahnya senyuman diwajahmu... Membuat ku terdiam dan terpaku... Mengerti akan hadirnya cinta terindah... Saat kau peluk mesra tubuhku.. Hooooo wowo..."

      Amati dua dialog sederhana di atas. Dialog-dialog tersebut mewakili jutaan dialog lainnya dengan maksud serupa, yang SEKARANG kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Apakah anda merasakan keanehan? Apakah anda merasakan "hal yang tidak wajar" di dalamnya?

      Ya. Saya sedang membahas tentang anak-anak di masa lalu dan anak-anak saat ini. Mungkin sebagian besar dari kita tidak menyangka, bahwa anak-anak zaman sekarang mengalami cara tumbuh yang berbeda dengan anak-anak di zaman dulu.

      Apa yang berbeda? Ya. Anak-anak zaman dahulu tumbuh sebagaimana mestinya. Mereka bermain bola di halaman. Mereka suka bermain perosotan dengan teman-teman. Mereka suka bermain meniup gelembung sabun. Mereka suka menyanyikan "Balonku ada lima" atau"Pelangi-Pelangi". Mereka suka menonton kartun atau pahlawan dengan robotnya di TV. Dan mereka suka dibacakan dongeng atau cerita-cerita anak sebelum tidur.

      Sedangkan anak-anak zaman sekarang tidak. Mereka lebih suka bermain dengan Playstation atau game online. Mereka lebih suka menyanyikan lagu-lagu cinta karya band-band yang sedang populer. Mereka suka menonton sinetron di TV. Dan mereka juga suka bermain game di handphone sebelum tidur.

      Masalah? Ya. Masalah yang sangat besar. Bisa kita lihat, bahwa

Oktober 23, 2010

'Dangdut Is The Music Of My Country' Dan Awards

Aslm.

Hi everyone! 
     Long time no see! Setelah beberapa hari saya nggak ngepost sesuatu. Nah, sekarang saya mau nge-post artikel yang Alhamdulillah dimuat di koran Singgalang, edisi Rabu, 20 Oktober 2010 kemarin. Judulnya
"Dangdut Is The Music Of My Country".

     Tak bisa disangkal, globalisasi memberikan efek yang sangat kuat bagi bangsa indonesia. Kemajuan teknologi yang begitu pesat di era modern mendukung pengaruh bangsa-bangsa lain mendesak kebudayaan asli nusantara, hingga perlahan mulai langka. Salah satunya adalah musik.
     Saat ini, kita bisa mendengarkan musik dimana saja dan kapan saja. Baik di TV, radio, music player bahkan di handphone. Tanpa kita sadari, musik-musik yang sekarang ini kita dengarkan bukanlah musik dangdut yang merupakan musik asli indonesia. Musik yang populer seperti pop, rock, jazz, hip-hop dan sebagainya ternyata adalah musik-musik yang berasal dari kesenian bangsa lain.
     Bisa kita lihat, media massa zaman sekarang sangat canggih. Internet misalnya. Melalui internet, kita bisa mendapatkan lagu-lagu dari berbagai negara di seluruh dunia. Dengan akses yang sangat mudah, kita bisa mendownloadnya secara gratis di ratusan situs yang menyediakannya. Dengan segala kemudahan inilah, akhirnya lagu-lagu dari bangsa lain merajalela, dan lagu-lagu dangdut yang merupakan identitas asli musik indonesia mulai tersingkir.
     Penikmat musik indonesia saat ini, tidak lagi menyukai musik dangdut dengan alasan dangdut sudah kuno dan ketinggalan zaman. Orang yang menyukai dangdut menurut mereka adalah orang-orang yang kolot, yang sudah berumur atau yang telah ubanan. Penikmat musik zaman sekarang yang mayoritas adalah remaja dan anak-anak cenderung lebih memilih musik pop, rock, jazz, hip-hop dan sebagainya dengan alasan lebih modern, lebih gaul dan lebih keren.
     Sebagai warga negara indonesia yang baik, seharusnya kita mencintai apa yang menjadi milik kita sendiri. Dan dewasa ini, perkembangan dangdut sebagai musik asli indonesia boleh dibilang cukup memprihatinkan. Mengingat sudah langkanya dangdut terdengar.

     Agaknya, musisi-musisi indonesia juga menyadari kelangkaan dangdut di dunia permusikan indonesia. Mereka yang peduli lantas menyisipkan dangdut dalam lagu-lagu andalan mereka, dengan harapan dangdut akan kembali populer di kalangan pendengarnya. Memang, cara ini cukup baik. Penikmat musik yang mencintai karya-karya idolanya menyukai lagu dengan sisipan dangdut tersebut. Tapi sayangnya cara ini masih kurang ampuh, karena tak bertahan lama. Buktinya, mayoritas penikmat musik kembali beralih saat ada lagu-lagu baru dengan musik yang lebih keren.
     Namun demikian, musik dangdut masih bisa diremajakan kembali keberadaannya. Banyak penggemar dangdut yang mulai memperdengarkan lagu-lagu dangdut dimana-mana. Penyanyi-penyanyi dangdut baru mulai bermunculan, membawakan lagu-lagu dangdut dengan sentuhan modern. Bahkan, hingga saat ini masih ada stasiun televisi swasta yang mempertahankan predikatnya sebagai pelopor musik dangdut dengan menayangkan program-program musik dangdut serta kontes-kontes menyanyi dangdut. Semoga saja, dengan usaha keras musik dangdut sebagai musik asli indonesia bisa terjaga kelestariannya dan tetap berjaya di belantika musik nusantara.

Nah...
Demikianlah artikel yg saya tulis kemarin. Sok tahu banget kan...? (hehe)

Oh ya, dapat award nih, dari Bang Yoga "Gaphe" yang merayakan postingannya yang ke-100. Selamat ya Bang!!
Berhubung nggak ada permintaan di share lagi ke yang lain, jadinya award ini putus di sini aja. Maaf ya! Bagi yang mau, datang aja ke blog beliau, siapa tahu dapet juga:)

See you in the next story!

With a cup of tea and biscuits,
~AuL~

Juni 23, 2010

17 Years old

Aslm...

Selamat pagi dunia...
   Ku tatap mentari kuning pucat kemerahan di ufuk timur dengan kilat-kilat cahaya penuh harap, mencahaya benderang dari mataku yang sudah mengatup selama paling tidak delapan kali enam puluh menit.
Ingin meneriakkan "Selamat Pagi, Apa Kabarmu?" dengan senyum lebar kepada semua orang yang lewat di jalan setapak di depan rumahku pagi ini. Atau paling tidak sekedar berkata "Hai, Hari Yang Cerah Ya?" dengan jemari melambai serta pandangan berbinar kepada mereka.


    Sebenarnya di hari ini tak ada yang begitu berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Matahari masih di atas juga, seperti sebelumnya. Rumput-rumput masih hijau juga, sepeerti sebelumnya. Dan dunia masih indah juga, seperti sebelumnya.
Apa yang beda...?
   Yang membuatku ingin menyapa semua makhluk di dunia dengan senyum sepanas bara dan pandangan terang melentera?? Yah... Hanya sebuah seremoni tanpa perayaan atau ritual layaknya yang biasa dilakukan banyak remaja. Hanya sebuah peringatan tanpa musik atau balon-balon. Sebut saja, hari ini "Hari Lahir, Yang Telah Diulang Hingga Tujuh Belas Kali"



I'm 17th Right Now...
Saat dimana remaja pada umumnya memutuskan sudah boleh manjalin hubungan dengan seseorang yang spesial. Saat dimana manusia dikatakan memasuki dataran baru dalam proses menapaki kehidupan. Well, presepsi saya agak sedikit berbeda dengan "saat menjalin hubungan", namun mirip dengan "saat memasuki dataran baru". Menurut saya, saat ini adalah momen yang tepat untuk sepenuhnya berubah menjadi lebih baik...
Yang benar-benar saya ingat, di dalam sebuah buku dikatakan untuk mencapai sebuah perubahan itu ada tiga hal yang harus dilakukan:
                                         ~ Mulai dari hal-hal kecil
                                         ~ Mulai dari diri sendiri
                                         ~ Mulai dari sekarang



 Okay!
Semoga saya bisa menjadi lebih baik, seperti apa yang saya harapkan...
Semoga semua keinginan saya terkabul...
amin ya Allah...

Semoga pembaca juga menjadi lebih baik...

Aslm..


P.S.
Saya minta maaf bgt, buat blogger yang merasa terzalimi...
Karena tulisan2 saya....
Karena saya jarang walking di cbox semuanya...
Karena saya jarang ninggalin komentar...
Karena saya suka telat bales komentarnya di tulisan saya...

Trust me, guys...
Saya bukannya ingin menyombongkan diri dengan hal2 di atas...
But,
Semuanya terjadi semata-mata karena saya tak bisa lama-lama berselancar di dunia maya, kesibukan di dunia nyata menghalanginya. Waktu saya untuk online sehari (Itupun hanya 4-6 hari seminggu), kadang tidak sampai satu jam... Bahkan, untuk membalas tiga komentar di tulisan saya saja waktu sesingkat itu kadang tidak cukup, mengingat modem CDMA itu loadingnya acakadut - kadang lama bgt, kadang lama, kadang cepat, kadang biasa aja... belum lagi masih ada twitter sama FB yg mesti diurus juga... Makanya gak sempat macem2, termasuk walking+ngomment...
Karena itu, saya tidak ingin ada pengunjung yang berpikir jelek tentang saya: Sombong / angkuh / sok / dan sebagainya you know what lah... Serius, jika bisa+ada kesempatan, saya akan walking+ninggalin komentar di blog teman2 semua... Tak ada blogger yang ingin sibuk sendiri... Termasuk saya...

Terima kasih untuk blogger yang mau mengerti kondisi saya...
And Thank's for everything...

April 22, 2010

Menjadi Pendengar Yang Baik

 
        Well, hampir setiap hari dalam kehidupan kita, kita selalu berinteraksi dengan sesama manusia. Kenapa dikatakan hampir, karena ada juga lho, orang yang enggan berinteraksi dengan yang lainnya, padahal masih satu lingkungan. Tapi sekarang bukan waktunya membahas tentang orang yang tidak mau berinteraksi. JAdi kembali ke pokok pembahasan.

              Sebagai manusia yang hakikatnya makhluk sosial, kita tak akan bisa lepas dari orang lain di sekitar kita. Selalu akan ada saja hal yang tak bisa kita lakukan sendiri, sehingga kita butuh orang lain untuk membantu. Dan dalam hal ini, bantuan yang kita maksud di spesifikasikan ke : Pendengar.

 CAN'T HEAR YOU Pictures, Images and Photos

Apa itu pendengar...?
       Pendengar adalah orang yang mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh pembicara. Pendengar tidak hanya mendengar, tapi juga berusaha membantu mencarikan solusi. Solusi di sini dimaksudkan untuk pembicara yang menceritakan masalahnya. 


Bagaimana Menjadi Pendengar Yang Baik...?
Sebenarnya tidak terlalu sulit. Beberapa poin yang kira-kira penting yaitu:
 
1. Tenangkan Pembicara. Adakalanya teman atau sahabat atau seseorang yang menceritakan permasalahannya kepada kita dalam keadaan tidak stabil. Apakah sedang shock berat, sedih, cemas, gelisah, dan lain-lain. Maka, sebelum kita mendengarkan ceritanya, tenangkanlah ia terlebih dahulu. Dengan demikian proses mendengar akan menjadi lebih baik.


2. Ciptakan Suasana Nyaman. Ada baiknya proses mendengarkan itu berlangsung di tempat yang nyaman, seperti di kafe, di bangku taman, di beranda rumah, di ruang keluarga, di depan TV, dan lain-lain. Dengan suasana yang nyaman, kita akan bisa mendengar lebih baik, karena seseorang yang menceritakan masalahnya juga akan lebih konsentrasi bercerita.

 
3. Diam Dan Dengar. Jangan memotong pembicaraan. Biarkan ia menceritakan segala yang ingin ia ceritakan. Berkonsentrasilah mendengar, dan ia akan semakin nyaman bercerita.


4. Angguk Dan Senyum. Menangguk lah sewaktu-waktu dia menanyakan persetujuan. Dan tersenyumlah saat ia menceritakan poin yang menarik. Percaya atau tidak, ini semacam sugesti agar ia merasa lebih baik. Walaupun permasalahannya belum tentu bisa kita selesaikan.

  
5. Komentar. Sampaikanlah pendapatmu dengan baik bila ia menanyakan pendapapat. Jangan terlalu menyalahkan atau terlalu membela. Ini akan membuat ia bimbang. Tapi berusahalah untuk menyampaikan pendapat senetral mungkin. Anggap saja sebagai penengah yang menunjukkan mana yang benar dilakukan dan mana yang tidak.

 
6. Bantu Selesaikan. Cobalah untuk membantu menyelesaikan masalahnya! Apakah dengan pikiran, dukungan, atau ide-ide tertentu. Dan seandainya kita juga belum bisa memecahkan masalahnya, jangan sampaikan kepadanya. Itu akan membuatnya merasa semakin sulit. Tapi cobalah tenangkan ia dan ajak bercerita kepada orang lain yang kira-kira mampu menyelesaikannya. Percayalah, paling tidak usaha kecil itu akan dirasakannya sebagai bantuan yang sangat besar.


Nah, tak terlalu sulit bukan...?
Let's Try!
Jika ada yang ingin menceritakan masalahnya kepadamu, Jadilah pendengar yang baik!
Tenangkan ia, Buat ia nyaman, Diam dan dengarkan, menangguk dan tersenyum, berkomentar, lalu bantu menyelesaikan masalahnya. Friendship is more expensive than a car, you know...?

Trims udah baca...

Aslm

April 06, 2010

Kalau lagi BM ( Bad Mood )

Aslm...

You guys...
Lama tiada menulis artikel ( Atau )...

Jadi rindu...

Well, sekarang mau membahas soal penyakit ( ha? emang iya? ) yang sering diderita manusia umur sembilan puluh lima ke bawah... ( Ha? emang iya?)...
Yupp... : Bad Mood

Sebelum membahas lebih lanjut, kita mesti tau dulu dong...

Apa sih bad mood...?
Makanan cepat saji...? ( ha... itu fast food, gila... )
haha... just a joke...

Nah, sesuai dengan artinya, bad mood itu adalah semacam perasaan ( ya iya lah... masih ngotot mo bilang makanan...? ) - Sorry... yang dalam tanda kurung menggangu...
hoho...

Oke serius...
     Sesuai artinya, badmood itu adalah semacam perasaan tidak nyaman terhadap apapun, setelah perasaan kita yang mulanya normal-normal saja diganggu atau terpengaruh oleh suatu faktor tertentu. Misalnya dimarahi, dapat nilai jelek, masalah dengan teman, hujan, dan sebagainya.
     Umumnya, bad mood, bisa timbul karena hal-hal yang tidak kita sukai. Atau, hal yang sebenarnya bukannya tidak kita sukai, tapi mucul di saat yang kurang tepat - You know what laah... - sehingga membuat segalanya WINGS... (Will Not Good guyS..)

   Apa yang terjadi kalau kita sedang Bad mood...?

          Well, secara garis besar,ada dua akibat yang bisa muncul kalau lagi Bad Mood...
1. Diri sendiri : Kita selalu merasa tidak baik, tidak benar, tidak sesuai, nggak nyaman banget deh, pokoknya... Kenapa...? ya, gara-gara penyebab bad mood tadi.

Contoh kasus:
Seorang pelajar SMA sedang riang-riangnya ke sekolah. kemarin bari dibelikan motor sama daddy. Nah, menjelan pelajaran di sekolah berakhir, dia dimarahi bu guru gara-gara nilai jelek. Mana bu guru-nya marah nggak nanggung-nanggung : DUA PULUH MENIT...
Akibatnya, saat bel pulang berbunyi, do'i ngendarain motor barunya ugal-ugalan... Pikiran kacau, hati panas, bikin Bad Mood! Dan tak sampai sepuluh menit, "DUAAASSH.... BRUUUKKK!!"
~ Kecelakaan ~

2. Orang di sekitar : Orang akan merasa ikut-ikutan tidak nyaman. Malah terganggu. Wajarlah, mengingat dia merasa kita berubah. Bisa jadi sangat menjengkelkan atau menyebalkan, dikarenakan bad mood kita tadi.  Lebih buruk lagi, jika kita yang lagi bad mood ini punya sifat tempramental... Duhh.. orang tersebut udah babak belurr...
  Contoh kasus:
Teman kita sedang merayakan ulangtahunnya... Semuanya diundang, termaksud kita. Kebetulan, kita sedang bad mood, gara-gara di perjalanan menuju pesta uang kita hilang. Nah, pas teman kita yang berulang tahun mendapat hadiah dari teman yang lain, bad mood kita memuncak. Dan "DUAAKKK!!!" Meja hadiah dan kuenya roboh, kuenya hancur, semua acak-acakan. YAng ulang tahun nangis... teman yang lain marah... Kita juga yang kena.
~ Dilabrak ~

Gawat kan...?
makanya, sedapat mungkin, jauhi apa yang namanya bad mood.
 
 Gimana Sih, cara menghilangkan Bad Mood...?
           
           Uhm, buat yang masih butuh referensi untuk menghilangkan bad mood, berikut saya kasih beberapa:
 1. Cari tahu sebab. Sebelum memulai menghilangkan bad mood, kita mesti tahu dulu, apa yang menyebabkan kita bad mood. Kalau penyebab sudah diketahui, otomatis kita bisa lebih mudah menghilangkan bad mood itu sendiri.

2. Lakukan Hobi. tahu kan, pada umumnya kita akan merasa senang kalau melakukan kegiatan yang kita gemari. Bisa saja main PS, update blog, baca komik lucu, de-el-el. Dengan catatan hobi yang kita lakukan itu jauh dari yang bisa membahayakan. Jangan lagi bad mood main balap-balapan motor, atau minum-minuman keras... You'll destroyed, friends...

3. Ciptakan suasana tenang. NAh, kadang bad mood itu bisa hilang begitu saja setelah kita berada di suasana tenang. Ciptakanlah suasana tenang! Mungkin bisa ke kamar mandi, lalu berendam air hangat. Atau beribadah. Atau seperti yang sering saya lakukan kalau sedang bad mood: ke pantai. TAnya kenapa...? soalnya saya pernah baca sebuah buku, katanya laut itu ibu kehidupan. dan sudah naluri makhluk hidup akan tenang saat berada di sekitar laut.

4. Tersenyum. Percaya atau tidak, saat sedang bad mood, mulut cemberut. Cobalah tersenyum! Tanpa disadari, bad mood kita akan lenyap, berganti good mood.

Well, simpel kan...?
Let's try!

Uhm, mungkin segini dulu ya...
semoga bermanfaat...

Aslm..

Januari 07, 2010

Sahabat

Aslm…
Hi All…
Aul wanna write again….
Now about : Sahabat


           Sahabat. Apa itu sahabat…? Hoho… Sahabat menurut defenisi umum diantaranya :
1.  sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita.
2.  Sahabat adalah tempat berbagi, baik suka maupun duka.
3.  Sahabat adalah tempat mencurahkan apa yang tengah kita rasakan.
4.  Sahabat adalah orang yang selalu mendukung kita.
 Friends Pictures, Images and Photos
       Nah… Prof. Aulius Dumbledore punya defenisi tersendiri mengenai Sahabat. Hmm… tapi mungkin lebih tepat dikatakan sebagai tambahan dari defenisi umum yang telah ada. Diantaranya :
1.  Sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita, namun tak lebih dekat daripada Tuhan dan Orangtua.
2.  Sahabat tak hanya tempat berbagi suka duka, namun apapun yang bisa dibagi, seperti cemilan (Ahayy..), ilmu, masalah, asal bukan berbagi jawaban saat ujian aja…

zwani.com myspace graphic comments
Twitter Backgrounds
3.  Sahabat adalah tempat mencurahkan apa yang tengah kita rasakan, tapi kita harus bersedia pula menjadi tempat mencurahkan apa yang tengah dirasakan sahabat kita.
4.  Sahabat adalah orang yang selalu mendukung dan membela kita, dengan catatan mendukung untuk hal-hal yang berguna saja, bukan untuk mendukung dan membela kita untuk hal-hal negatif dan bisa merugikan.
5.  Kalo ada sahabat macam ini mending dijauhin aja…
6.  Sahabat adalah pendengar yang baik, penasehat yang baik (Selama Sahabat tersebut orang yang baik dan benar, hehe), dan paling bisa dipercaya (Selama Sahabat tersebut tidak berhianat dan lain2nya…)


7.  Sahabat adalah orang yang tak mau menjerumuskan kita. Jika ia menjerumuskan kita, Jauhilah. Dan Sahabat terbaik ialah Sahabat yang mau menarik tangan kita saat kita dijerumuskan.
8.  Sahabat adalah orang yang  mau berkorban demi sahabatnya. Pengorbanannya tulus, agar sahabatnya bahagia...

yapp...
segitu dulu....

Aslm...

Aul cool reported...

Desember 02, 2009

Preparation for Semester Test

Aslm...


The cool back....
with the new tips...
now about ... ( Ah, liat judulnya aja... ^_^; )




zwani.com myspace graphic comments


heehee...
tak terasa, sudah setengah tahun kita belajar di kelas yg sekarang....
banyak hal yang terjadi...
banyak ilmu yang kita peroleh..
banyak teman yang kita dapat...
banyak kenangan yang bisa diingat...


Namun, beberapa hari lagi, penentuan akan kita hadapi...
penentuan akan pemahaman kita terhadap ilmu yang diobral bu guru selama lebih kurang enam bulan akan segera menghadang kitta...
sanggupkah kita melaluinya dengan baik...??


zwani.com myspace graphic comments


Nah...
di kesempatan ini Aul mau ngasii tips lagi...
untuk persiapan semester test:

1. Lengkapi Catatan
         terkadang, saat belajar di sekolah kita kurang lengkap menyalin ilmu dari bu guru ke buku tulis. Nah, jika menjelang ujian catatankita masih banyak yang tidak lengkap, kita sendiri yang akan kena getahnya...
Kita jadi tidak bisa belajar dengan baik, karena ada hal-hal tertenu yang tak tercatat tetapi ternyata sangat penting. Nah, menyikapi hal ini kita bisa meminjam catatan teman lain yang lebih lengkap. denga demikian, paling tidak resiko tak dapat menjawab soal2 semester test nanti berkurang...



zwani.com myspace graphic comments


2. Rajin membahas soal
        percaya atau tidak, soal-soal yang akan keluar di ujian semester PASTI banyak terdapat di buku-buku pelajaran kita. pada soal-soal akhir bab, misalnya. kira-kira ada 5 % soal yang MODELNYA sama dengan ujian semester. mungkin terkesan "sedikit". namun ingat pepatah zaman kuno : Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit.
        Atau bisa juga dengan membahas soal-soal ujian semester tahun sebelumnya. kita bisa minta kepada bu guru, atau kepada kakak, atau kepada kakak kelas di sekolah. sebab, biasanya soal-soal ujian semester itu tak beda-beda jauh dari edisi sebelumnya.




3. Rajin membaca
        Membaca juga nggak kalah penting loo... faktanya, 80% kemungkinan keberhasilan sebuah ujian itu ya... dengan rajin membaca. Eittss... ada tapinya lo.. jangan : Novel, komik dan buku2 lain selain pelajaran. untuk sementara fokus dulu ke ujian, yang lain-lain bisa nanti pas selesai ujian...


zwani.com myspace graphic comments



4. Jangan malas
        Jangan sampai saat-saat seperti ini kita malas. Bahaya ituh...  jika sehari-hari kita malas, usahakan saat menjelang ujian dihilangkan. minimal dikurangi lah...



zwani.com myspace graphic comments

ha...

sekian dulu unuk kesempatan ini...

mudah2an uujiannya lancar ya...
doakan juga untuk watashi...

Aslm..

Aul cool reported..



zwani.com myspace graphic comments