May 28, 2018

Tips Agar Selalu Bahagia Ala Aul Howler


HelloMuggles!
How are you? I'm very well, thank you. Nggak terasa udah puasa hari ke berapa aja ya, sejak terakhir kali saya update. Maafkaan. Mungkin bakal klise kalau saya jelasin bahwa saya lagi berjuang ngurusin tesis yang udah setengah jalan, but yeah, that's the main reason. Ternyata itu lebih menyita waktu daripada tidur di kosan. I mean, setidaknya kalau tidur doang, saya masih bisa berpetualang ke mana-mana dan menjadi artis atau menjadi orang-orang sukses dalam waktu singkat tanpa harus buang-buang waktu, sementara kalo ngerjain tesis kadang udah berapa bulan nggak menjadikan saya artis atau orang sukses. What the... Haha oke guys, mohon abaikan. Back to the post, kali ini saya mau share tentang gimana caranya saya bisa tetap menjaga hati saya agar selalu bahagia. I know it sounds suck and silly, but who the hell knows, someone out there lagi syedih dan penasaran gimana sih biar bisa selalu ceria kayak saya hahahhaa. So, here we go!


Basically, ada beberapa hal yang perlu kita tau dulu deh. Dalam hal ini, apa definisi bahagia menurut saya. Ecieh, korban tesis nih, segala pake pake defenisi. Kebanyakan baca BAB II tinjauan pustaka kayaknya hahaha. 

Bahagia menurut Aul Howler (2018) adalah suatu kondisi psikis dan fisik dimana seseorang dapat merasakan energi positif mengalir dari rongga dada ke seluruh tubuh, dan membuatnya bisa tersenyum dan tertawa dengan tulus dari hati. 

Apakah orang yang tersenyum dan tertawa tulus dari hati--walaupun sebenarnya di balik itu memiliki kesedihan--itu menurut saya sudah bahagia? Well, yes it is

Karena sedih, kecewa, marah, merana, terluka, itu juga bagian dari kebahagiaan sih, menurut saya. Bahkan Dora The Explorer dan Teletubbies yang selalu bahagia aja juga mengalami kesedihan, kekecewaan dan semacamnya kok sekali-sekali. It's called balance, baby. Lagipula itulah gunanya hati, untuk mencerna berbagai rasa. Kalau cuma satu rasa ya apa spesialnya. Yang nggak pernah sedih dan kecewa sama sekali kayaknya cuma yang nggak hidup deh. Please correct me if I'm wrong.

Jadi bahagia yang bagaimana sih yang saya maksud? Yaitu yang tetap bisa merasakan energi positif dan perasaan senang menggelitik dalam dirinya. Tetap ceria, tetap bisa menghadirkan sesungging senyum dan sebongkah tawa dalam kesehariannya. Tetap bersemangat dan penuh sukacita menjalani hari-hari biasa seperti menjalani hari-hari libur. Tak larut atau hanyut, meskipun terkadang hidup menghadapkannya pada kesedihan dan kekecewaan yang kusut dan penuh carut-marut. Ecieh, luar biasa sekali bahasa saya. Wkwk

Jadi gimana sih, saya menjaga diri saya agar tetap bahagia?
Berikut adalah beberapa tips nya.

1. Terima dengan Cara Berkelas
Jangan terlalu ekspresif. Apapun yang kita hadapi atau dapatkan, coba disimak, dicermati dan dipahami dulu baik-baik. Percaya nggak percaya, dulu saya ekspresif banget. Ketika dapet berita gembira, bisa langsung teriak, loncat-loncat dan heboh kemana-mana. Iya, saya se-liar itu wkwk. Tapi lalu suatu hari saya mendapat kabar gembira yang sama, lalu kemudian ada "TAPI" yang kurang baiknya. Jadinya ya ujung-ujungnya bikin saya lebih  sedih dan lebih kecewa ketimbang kalau saya mendengar berita kurang baik nya duluan. Begitu juga saat saya menerima hal yang kurang baik, saya langsung down dan murung, walaupun ternyata kemudian setelah itu ada hal baiknya juga, tapi saya jadinya nggak seneng karna udah drop duluan wkwkwk. Seperti kata pepatah,

"Don't expect too much, don't hope too much, because that can hurt you so much" -Unknown-

Jadi ya, biasa aja menyikapi apapun yang kita terima. Cobalah hadapi dengan tenang, sebaik dan seburuk apapun itu. Kalau ternyata itu hal yang baik, syukuri, lalu berbahagialah. Kalau ternyata itu hal yang kurang baik, ya sabar, tabah, ikhlas, lalu berbahagialah. Nanti jadinya lega banget dan bahagianya lebih terasa lho.

2. Jangan Share Segala Hal di Sosial Media
Ini penyakit generasi milenials sih. Saya juga dulu-dulu seingkali mengalami. Ketika kita share suatu hal yang membuat kita merasa lebih bahagia / lebih beruntung dibandingkan yang lain, lalu ada orang lain yang share hal yang mirip namun lebihhhhhhh dari yang kita dapat, itu jadi nya bakal bikin kebahagiaannya jadi hambar, jadi biasa aja. Karena secara tidak sadar, budaya bersosmed saat ini cenderung serba penuh perbandingan. 

Misalnya ada seorang perempuan bernama Mbak Mawar. Suatu hari ia mengupload foto dan video tentang baju baru bermerk yang baru saja ia beli dengan diskon 50% dan dia seneng banget. Lalu, karena melihat foto dan video itu, tiba-tiba teman sekantornya mengupload foto bahwa ia telah membeli baju yang sama dengan diskon 80%. Kira-kira Mbak Mawar masih bahagia nggak ya? Errrr....

Lalu saya baca beberapa opini di internet bahwa ternyata ketika hal-hal menyenangkan yang kita dapat tidak kita sebar di sosial media dan hanya kita nikmati sendiri, saat itulah kebahagiaan itu akan benar-benar dapat kita nikmati. Kemudian saya coba praktekin dooong, ternyata emang bener. Tapi entah kenapa terkadang saya tetap nggak bisa tahan untuk nggak pamer-pamer di sosial media hahahahha. Dan yah, saya sering dapet feedback yang nggak enak seperti "Iiih Aul norak, itu biasa aja keles." / "Lebay banget sih gitu doang padahal" dan semacamnya hahaha. Tapi saya mah cuek kalau sama kritikan semacam itu, walaupun ada kapoknya dikit sih wkwkw.

So intinya ya, share aja yang emang bener-bener perlu. Nggak usah segala hal juga.
Nanti hype nya jadi hilang dan kebahagiaannya jadi terasa biasa aja.


3. Jangan Overthinking
Kebanyakan orang nggak bahagia karena terlalu banyak mikir. Hal baik yang baru didapatkan hari ini, itu dipikirin gimana kelanjutannya atau gimana sambungannya hingga berhari-hari ke depan. Sehingga akhirnya jadi paranoid sendiri, terus nggak jadi bahagia deh. Apalagi kalau dapet hal yang kurang baik, dapat berita yang kurang baik. Dipikiriinnnn muluuu sampe nggak tidur, nggak selera makan, nggak semangat kemana-mana. Nyusahin kan wkwk

Well, saya dulu sering banget kayak gini. Karena saya kalau lagi sendiri emang pemikir banget. Beda kalau lagi bareng temen-temen, beuhhhh, saya biang kerok yang bikin suasana ceria lhoo hahaha (anjayy belagu). 

Jadi ya, jadilah orang yang biasa-biasa aja. Kadang peduli, kadang cuek. Dan itu mesti tepat penempatannya.

4. Syukuri dan Tersenyumlah
Jangan melulu melihat ke atas, sering-seringlah lihat ke bawah. Wake up, guys! Kita bukanlah orang termalang di dunia. Ada banyak orang yang jauh, jauhhhhhhhhh lebih malang, lebih merana, lebih menderita dan lebih tak berdaya daripada kita, tapi mereka tetap bisa gembira. Kok bisa? Karena syukur. Karena bersyukur atas apa yang masih dimiliki itu mendatangkan kebahagiaan, dibandingkan memikirkan apa yang belum dimiliki.

Suatu hari saya kehilangan uang 100rb rupiah, mungkin karena saya tarok sembarangan di kantong belakang celana. Sebagai mahasiswa yang jajannya dijatah, saya sedih banget dong pastinya wkwk. Kemudian lalu saya bersyukur, untung saja bukan dompet saya yang hilang. Karena isinya lebih banyak, plus ATM, KTP, SIM, KIS, dan berbagai benda lainnya yang jauh lebih berharga. Awalnya agak nyesek memang, tapi ketika saya berhasil ikhlas dan bersyukur, saya jadi merasa mendingan, lalu saya kembali bahagia hahahaha.


5. Jangan Dibiarkan Berlarut-Larut
Baik kebahagiaan maupun kesedihan yang sempat hadir, kayaknya nggak perlu dihayati lama-lama deh. Orang kalau bahagia atau sedihnya kelamaan, terkadang jadi ngelakuin hal-hal yang sinting dan nggak penting. Misalnya nih, saya pernah lagi seneng banget karena baru dapet rezeki dari job blogger bikin artikel review. Terus sampe seminggu diomongin gitu kemana-mana, ke temen-temen. Buntutnya ya saya kena tagih traktiran berkali-kali, dan bego nya saya malah pernah nantangin terserah mau pada makan di mana. Tau-tau minus dong, akhirnya nombok dari dompet pribadi. See? Sinting kan wkwkwkw. Atau kalau lagi sedih, kadang saya jadi bikin susah semua orang. Saya kalau lagi sedih itu ya, bisa murung berhari-hari. Terus update curhatan ini-itu yang nggak penting dan share potongan lagu galau terus-menerus, yang akhirnya malah bikin teman-teman saya pada eneg. Bikin imej saya rusak. Bikin nama baik saya jelek (WTF nama baik yang mana yang kau maksud Auuul) hahahahhahahaha.

Jadi yaudah sih. Nikmati sebentar, lalu move on.
Terutama kesedihan. Jangan dibiarkan lama-lama, nanti rugi sendiri.


 6. Pandai-pandai menghibur Diri 
Ini kelanjutan yang nomer 5 sih. Kenali diri masing-masing. Hobi apa. Kesenangan apa. Cari tau apa yang paling kamu suka. Apa yang bisa mengobati hati. Apa yang bisa jadi pembunuh jenuh. Apa yang bisa jadi pelipur lara. Jangan terlalu mengandalkan orang lain atau terlalu bergantung pada orang lain. You have to be good on making your self feeling good. Jadi kalau sewaktu-waktu lagi butuh hiburan dan lagi nggak ada teman atau sahabat atau siapapun yang bisa menghibur, that's not gonna be a problem. kamu kita bisa menghibur diri sendiri.

Kalau saya, entah kenapa anaknya gampang seneng. Alhamdulillah yah. Ke Gramedia aja, seneng. Ke Timezone, seneng. Nonton film, seneng. Youtuban berjam-jam, seneng. Liat tingkah anak kecil, seneng. Dengerin lagu-lagu ceria, seneng. Jalan-jalan, seneng. Apalagi ke Pantai. Beuhhh. Beach is my number one solution everytime I'm down and could not tell anyone. Pantai dan laut selalu membuat saya merasa lebih baik. Selalu berhasil bikin mood saya kembali warna-warni.


 7. Jadilah Orang Baik
Be good. Be kind. Be the best version of you. EVERYTIME. Ketika kamu menjadi orang yang baik, maka kebaikan-kebaikan itu akan kembali padamu lewat jalan yang mungkin tak terperkirakan. Ketika kita baik kepada semua orang, semua orang secara tak sadar akan otomatis menjadi baik kepada kita, dan itu bikin bahagia loh.

Bisa dibilang karma gitu deh. Kalau soal ini saya nggak mau ngasih contoh pribadi takutnya jadi menyombongkan diri wkwkwkkw. Coba deh, teman-teman liat orang yang kayaknya bahagia terus. Itu pasti orangnya baik banget kan? Bukan orang yang nggak baik atau yang suka mengganggu orang lain kan? Pepatahnya: "Apa yang kau tanam itu yang kau tuai". Sesimpel itu.


Gimana, teman-teman?
Kira-kira tips ini cukup membantu kondisi teman-teman saat ini nggak sih?
Kalau iya, syukurlah. Kalau nggak, ya mau gimana lagi wkwkwk.
Toh ini kan berdasarkan pengalaman saya, nggak mungkin juga berhasil untuk semua orang yekan wkwkw.

Dan sebenarnya ada lebih banyak lagi tips how-to-be-always-happy yang mungkin bisa saya share, tapi kebanyakan nulisin tips nanti malah jadi buku nih postingan wkwkwkwkkw. Kembali ke diri masing-masing aja sih, sebenarnya. Semua orang punya caranya sendiri-sendiri untuk bisa selalu bahagia. Intinya sih ya, gembira lah seperlunya. Menangislah seperlunya. Bersedihlah seperlunya. Terima dengan baik, hadapi dengan lapang dada, dan bersyukurlah sebanyak-banyaknya. mudah-mudahan teman-teman selalu bahagia seperti saya. Hehehehehehehehe :)

Doain tesis saya segera kelar dan saya segera wisuda yaa

TOLONG GAUSAH TANYA TANYA KAPAN WISUDA YA, NGERUSAK KEBAHAGIAAN ORANG TAU NGGAK SIH!!!!

#Baru_Juga_Diomongin
#HAHAHAHAHA

Sumber gambar : https://giphy.com/explore/owl

46 comments:

  1. Menurut Niki Setiawan (2018) bahagia adalah kondisi hati yg tenang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, sudah macam refferensi buku aja nih 👍

      Delete
    2. @ Firmansyah: Hahahahaha bisa bisa

      Delete
    3. @Septian : Haha kita para blogger terpelajar uhuk uhuk

      Delete
  2. Temen saya yang jadi mentor waktu kerohanian fakultas, juga mau sidang tesis dong lusa. Girl fighter banget kakaknya, bisa bertahan sampai menuju sidang.

    Kak Aul pasti bisa! Semangaatttt!!

    Akan selalu ada berita bahagia kalau percaya dan bersandar ke Yang Kuasa :D

    ReplyDelete
  3. Tambahan : tidak membandingkan hidup kita dengan orang lain, dijamin bahagia deh :D
    Semoga cepat kelar ya tesisnya, ciayooo!!

    ReplyDelete
  4. Bermanfaat nih.
    Intinya jangan lupa bahagia :-)

    ReplyDelete
  5. Kebetulan aku juga tidak suka membanding-bandingkan hidupku dengan orang lain.
    Jalani dan syukuri apa adanya, sudah lebih dari cukup dan bikin bahagia.

    Btw, sukaaaaaaa grafisnya ... burung hantu, burung favoritku 😁

    ReplyDelete
  6. Kebahagian paling asasi menurut cocoper6 (2018), ada dalam diri kita sendiri, kebahagiaan yang datang bukan dari luar, tapi dari dalam diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  7. Ayo...siapa yang sering share apa aja ke sosmed? Sambil nunjuk diri sendiri ckck

    ReplyDelete
  8. "Don't expect too much, don't hope too much, because that can hurt you so much" -Unknown-

    Noted.
    Terima kasih, Aul sangat membantu :')

    ReplyDelete
  9. Setuju banget, dan asli ngena banget deh. Tambahan lagi nih siapa tahu bisa dimasukin referensi bahagia itu adalah ketika kamu tidak membandingkan atau merendahkan orang lain, dimain bahagianya level full deh.

    ReplyDelete
  10. Burung hantu semua.. Intinya kalo ada berita gembira, jangan terlalu lebay yah, biasa aja. Menyikapi segala sesuatu secara relax dan cool... Betul banget ini, biar apapun hasilnya, gak bikin kita kecewa atau down. Thanks for the sharing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe soalnya kan aku awl alias owl :))

      Sama sama maaas

      Delete
  11. Beneeeer semua caranya. Bbrp selalu aku praktekin trutama yg ga usah terlalu sering liat ke atas. Kita bakal ngerasa hidup kurang mulu kalo keseringan liat atas :p

    Dan juga, jauhin lah semua teman yg kira2 bawa aura negatif. Itu bikin kita jd ikutan depresi dan uring2an :p. Berteman saja ama orang2 yg selalu terlihat ceria, supaya aura positifnya nular :)

    ReplyDelete
  12. jangan over thiking
    bener banget
    yang ada nanti maag kambuh wkwkwk

    ReplyDelete
  13. kalau share harus hal yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan, tidak share hal hal yang hoax dan tidak teruji kebenarannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahha harus bertanggung jawab yess

      Delete
  14. Bahagia itu ketika lihat Aul bahagia... #apasih

    ReplyDelete
  15. sekarang jamannya poin ke dua,
    apa2 di posting, dikit2 posting.tapi pernah si dulu juga ngalamin.. (Alay)

    bahagia itu sederhana. kayak mampir ke blog ini liat adminnya ga wisuda2 juga, kan bahagia.. #Eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupsss. betul banget bukan lagi

      Hahahhaa

      Delete
  16. Uwuw, don't over thinking. This something I still can't resist. The thing is just always pop out pop out. Udah mau kelar ampe ujung, eh ujungnya ke restart lagi sistem 'mikir'nya, balik lagi. Ntah ini strategi kecerdikan atau emang suka nyusahin diri sendiri, bikin kemungkinan ampe Z.

    Wakanda forever.

    But I do proud of myself because I can create my own happiness within myself. Ini juga gatau sih, beneran bisa atau emang sayanya receh hahaha. Gampang aja trgelitik terhadap sesuatu. Tapi kadang ga masuk ke orang lain.

    ANYWAY, KAPAN WISUDA BANG? Dah nyampe bab berapa? Kapan lagi ketemuan sama dosen? Udah berapa lembar tuh pembahasannya? Daftar pustaka udah berapa? HA HA.

    Allahu, semoga dimudahkan ya bang hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lol, I see

      hahahah wakanda

      Thanks for sharing zarrr
      Bikin postingan kok di kolom komen wkwk

      Insya Allah 1 september yaaa

      Delete
  17. 5 tahun kayaknya kita nggak jumpa ya mas..
    ente tetap eksis rupaya.. :))

    ReplyDelete
  18. Paling susah tu nomor 3 buatku,, rrggghhhhh,, selalu ada cabangnya kalau mikirin sesuatu dan susah berujung wkwk..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
  19. Wah terima kasih masih konsisten ngeblog! Baca personal blog masih jadi pengalaman menyenangkan buatku. Setuju sama point-nya buat serba seperlunya!

    Ngomong-ngomong, ada yang bilang kesedihan dan kebahagian itu bukan berlawanan, tapi sepaket, saling melengkapi. keduanya diperlukan supaya kita ga terlalu percaya diri hingga kehilangan kontrol dan ga terlalu sedih kemudian putus asa.

    Jadi kapan wisuda keduanya nih? :PPPP

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama fuzuu!
      Bagaimana dengan blog muu?

      Indeed, betu banget
      1 September jikkk dateng yahh

      Delete
  20. Wah bagus bamget liputan tips-tipsnya bagaimana membahagiakan diri sendiri.
    Setuju.. jangan overthinking.. apa-apa yang belum terjadi dipikir terus menerus hingga timbul paranoid sendiri akhirnya malah bikin susah semdiri nggak bahagia..
    Masalah hidup nggak bisa diprediksi.. Sedih, bahagia datang silih berganti..bener nggak perlu dihayati terlalu lama.. namanya hidup itu.. bahagia hanya sementara.. sedih juga hanya sementara... nggak ada yang abadi...
    Dan setuju tetaplah berbuat baik karena apa yang kita tanam.itulah yang akan kita tuai.. Dalam menghadapi apaun selalu berpikir positif. Ayo tetap semangat..! dan merdeka...! Hehehe..

    Wouw gambar burung hantu nya keren. lucuuu banget..! I like it..! Nice..!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbakk

      Thanks for sharing yahh

      Delete
  21. lumayan juga lah tipsnya, tapi alhamdulillah saya selalu merasakan kebahagiaan, dan saya juga orangnya cuek wkwkwk, klo ada masalah dikit mendingan di cuekkin aja, intinya mah #janganlupabahagia

    ReplyDelete

Thanks for dropping by!
Leave some comments here if you want. Use your gmail or blogger or google account to comment. If you do not have one, choose Name/URL.

For private comments or questions just send me email to Aulhowler@yahoo.com

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...