Februari 14, 2019

Era Blogger Sudah Berlalu? - Sebuah Klarifikasi dari Personal Blogger Abal-abal


Hello muggles!
Beberapa waktu yang lalu, di salah satu grup blogger yang saya ikuti di Telegram, beberapa anggota mengeluhkan tentang betapa susahnya untuk mendaftar ke Go**le Adsense sekarang. Beberapa lainnya menimpali dengan dukungan, beberapa merasa senasib, hingga akhirnya muncul lah statement bahwa era blogger sudah berlalu. Me like "WHAAAT? ARE YOU KIDDING?" Tapi kemudian sebagai salah satu blogger yang masih aktif membuat konten dan menghasilkan rezeki, saya merasa bertanggung jawab untuk memberikan klarifikasi. Untuk menjelaskan dunia per-blogging-an dari perspektif yang berbeda. And yeah, it would be cool if I post about here too. Karena di postingan saya yang sebelum-sebelumnya kebetulan juga ada yang nanya. So why not?

Sebelumnya, saya harus sebutkan dulu bahwa menurut saya, blogger itu emang terbagi dua sih. Satu blogger yang orientasi nya pada ngeblog sebagai hobi, sebagai sumber kesenangan, karena content creator dan sharing adalah passion yang menyenangkan, terlepas dari keragaman genre dan niche blog yang seperti apapun itu. Lalu kedua, ada blogger yang orientasi nya memang rupiah, sehingga sangat bergantung pada Search Engine Optimization (SEO)(Bener gak sih gitu tulisannya?) dan Go**le Adsense.

Nah, menurut saya, era blogger blogger jenis kedua ini nih yang sudah berlalu. Karena Adsense sekarang kayaknya emang bukan sumber rezeki yang nonjok lagi untuk kalangan blogger? Kenapa?
  • Iklan di Youtube kini menghasilkan exposure lebih (dengan sistem video iklan tayang paksa-nya yang baru bisa di-skip setelah 15 detik itu)
  • Youtube kini lebih banyak dibuka/dikunjungi daripada blog-blog, sehingga audience nya lebih tinggi
  • Banyak blogger profesional yang migrasi menjadi youtuber dan vlogger
  • Zaman sekarang mana ada sih, yang mau klik iklan (adsense atau bukan) di blog-blog? Jika mau cari barang atau jasa mereka tinggal search di instagram, dimana transaksinya jadi lebih mudah ketimbang klik iklan di blog lalu email-emailan dengan para admin.
  • Sehingga mungkin, peruntungan blogger dari adsense memang sudah sangat menyusut, sehingga lebih dari separuh blogger terutama pengguna Adsense berhenti mengurus blognya.

Lalu, apakah itu berarti era blogger telah berlalu?

Menurut saya, sebagai salah satu personal blogger yang biasa-biasa aja dan cenderung abal-abal (wkwkkw) sih TIDAK. Setidaknya itu yang saya rasakan setelah ngeblog dari 2008.

Mungkin, era blogger yang kaya oleh adsense memang sudah berlalu sih ya. Karena sekarang kayaknya adsense emang udah jadi ladang rezeki untuk youtuber terutama vlogger. Bagi blogger, kini untuk mendatangkan rupiah beberapa puluh ribu saja harus dengan mendatangkan puluhan ribu kunjungan dulu. Dan itu sangat sulit, sehingga akhirnya lebih banyak blogger ini yang memilih mundur atau beralih ladang.

Menurut saya, malahan saat ini para personal blogger terutama blogger jenis pertama tadi a.k.a personal blogger a.k.a blogger biasa yang hobi ngeblog dan berbagi lewat blog, ini lagi berada pada era kejayaannya. Jaya bangeet, hingga bahkan lebih dari separo udah pernah merasakannya. Kenapa?
  • Blogger kini telah sangat diakui keberadaannya di jagat internet, bila dibandingkan dengan dulu dimana mungkin blog hanya mainan para nerds dan introverts.
  • Blogger kini sudah dianggap pekerjaan yang termasuk dalam ranah jurnalistik layaknya jurnalis, reporter dan reviewer. Dan nama blogger pun kini telah terdaftar di KBBI sebagai Narablog.
  • Blogger (dan influencer) kini menjadi tokoh yang penting dalam dunia digital marketing dan digital promoting. Karena eksistensinya diakui, kontennya digemari, perkataan dan aktivitas nya diikuti. Sehingga saat ini banyak sekali blogger yang ditawari kerjasama promosi berbagai produk dan jasa oleh berbagai brand, label, website dan UKM.
  • Blogger kini lebih bermacam-macam jenis konten, genre dan niche nya. Kontennya pun lebih kreatif-kreatif. Saya inget banget dulu di awal-awal 2008 blogger indonesia kebanyakan hanya ngeblog dengan bahasa inggris (karena kiblat trend nya memang negara-negara barat), dan sebagian besar juga hanya share konten berupa tulisan (tanpa foto atau gambar karena saat itu HP kamera masih belum semurah sekarang). Tapi sekarang blogger dan konten-kontennya sudah sangat bervariasi seiring dengan semakin mudahnya akses terhadap smartphone dan semakin lengkapnya fitur yang dibutuhkan untuk blogging.
  • Menghilangnya para blogger seleb dari blogosphere Indonesia mengakibatkan semakin naiknya nama blogger-blogger biasa, berikut dengan semakin bertebarannya job / kerjasama pengiklanan yang ditawarkan pada blogger-blogger biasa. Baik review post, endorsement, sponsored post, article placement, link placement.
  • Itu belum termasuk puluhan lomba blog yang hadiahnya selalu bikin ngiler semacam laptop, handphone, kamera atau uang jutaan rupiah. Huwaaaa

Gausah ngebantah deh kalau soal yang ini, karena saya ngalamin sendiri wkwkwk.
Saya ini blogger biasa lho guyssss, tapi sekarang lumayan sering dapet orderan artikel (baik di blog ini maupun di situs partner yang ngorder), request endorsement, undangan liputan, undangan makan gratis untuk review, dan lain-lain.

Dan nggak saya doang lhooo, mengingat ada banyak banget blog yang saya tau yang juga banjir tawaran kerjasama karena postingannya banyak yang sifatnya promotif untuk brand-brand tertentu. Alhamdulillah yahh.

Another example. Dulu, beauty blogger mungkin mesti nabung buat beli make-up. Sekarang, beauty blogger hobi gonta-ganti produk make-up melulu saking banyak nya brand kosmetik yang mengirimkan produk-produknya secara gratis untuk di-review para blogger. Begitu juga halnya dengan fashion blogger, yang dulu harus pinter-pinter berburu baju second-hand dan harus mahir D-I-Y gunting dan jahit demi bisa share mix-and-match outfit of the day yang bikin mupeng. Sekarang kayaknya pada gampang banget pamer baju-baju bermerk mahal karena sering dikirimi cuma-cuma oleh berbagai brand dan online shop. Begitu juga dengan travel blogger, book blogger, automotive blogger, gadget blogger, daaaaan sebagainya.

Dan nggak hanya yang gratisan, malahan banyak yang udah dibayar karena sudah punya rate/tarif tertentu pula untuk sekedar nyobain produk-produk dan jasa tersebut atau sekedar mempromosikannya.

See? 
Bisa dilihat langsung dong, bahwa era blogger itu belum berlalu.
Malah mungkin semakin berjaya. Semakin bergairah. Semakin baik.

Hopefully untuk waktu yang lamaaaa seperti halnya youtube, instagram, dan provider media online lainnya.

17 komentar:

  1. Kalo kamu cari blogger yang bisa menghasilkan uang, aku mundur. Tapi kalo kamu cari blogger tukang curhat, sambil nulis konspirashit tidak jelas, aku ikut ngantri wkwkwk.

    Lagipula sekarang mah selain nulis di blog pribadi, bisa juga join di website yang cukup ternama ya, ehm jatuhnya sih kaya kaskus dulu. Tetap, blog jadi tempat yang enak sih bagi introvert hehe

    BalasHapus
  2. Kenapa nulis Google Adsene harus disensor? haha

    BalasHapus
  3. Saya termasuk blogger tipe pertama.. Saya ga suka sekali adsense mau di blog, mau di yutup.. Tapi kalau konten berbayar, suka sih.. Karena saya ini pengguna setia adblock wkwkwkwk

    btw saya baru tau blogger itu narablog dalam bahasa Indonesia.. Saya pikir Narasumber Blog = Narablog, artinya blogger artis-artis yang jadi narasumber :))

    lontong bener pengetahuan wkwkwk

    BalasHapus
  4. Gw mah apa, blogger hore-hore doang.Gw bikin blog juga sebagai media curhat sama nulis lucu-lucuan doang. Seneng aja kalo suntuk baca-baca tulisan lama, terus gw ketawain sendiri hasil karya gw.

    Bukan duit sih alasan gw bikin blog. Tapi pertemanan dunia maya lah yang bikin gw seneng ngeblog. Apalagi ketemu temen sinting kaya lu, wkwkwkwk.

    BalasHapus
  5. Amin ya allah... enang si katanya banyakan penghasilan yutuberzz gpp deh kita jadi blogger yang penting bisa menghasilkan karya terbaik insha allah pendapatan kian hari semakin baik hihihi semangat kak aul salam dari cassie ni hihi

    BalasHapus
  6. Sooooooo agree with this
    Karena sekarang "nyawa"nya blogger lebih ke experience, jadi kontennya kudu mateng.

    BalasHapus
  7. Klarifikasinya mantuuul nih, Aul ....
    Semoga semuanya tercerahkan ya, yang dulu pada sempat pesimis blognya kira2 bakalan disetujui tidaknya oleh adsense, setelah baca post ini jadi paham.

    BalasHapus
  8. Betul mas, kalau mau adsense, mending beralih ke youtube.. Tapi blog juga kelebihannya tersendiri, apalagi yang sesuai passion-nya membuat menulis blog lebih puas..

    BalasHapus
  9. Iya, bener siapa sih yang nggak tahu aul. Blogger awesome, yang ngakunya abal-abal. Aku sih gak percaya!

    Tapi emang bener kok, blogger sekarang kalau mau menghasilkan alias jadi pekerjaan dalam artian freelancer harus bener2 tahu lini pemasukannya dari mana saja.

    Misalnya suka banget di endorse, jadi harus gabung sama grup blogger yang suka diendorse, suka menang lomba, harus gabung sama yang suka menang lomba, suka event ya harus gabung sama grup event.

    Pokoknya banyak deh pengalamanku yang mengatakan eksistensi blogger masih sangat dibutuhkan dan beneran bisa jadi sumber penghasilan tambahan.

    BalasHapus
  10. Zaman makin lama smkin berubah sih. Era blogger masih berjaya, cuman genrenya aja emg yg beda yaa. Enak sih klo bsa sambil dpt uit jajan. Tp klo gue ngarepnya dpt jajan ya ga dpt2, jd tujuannya kmbali sprti awal aja, buat curhat n cerita2 apa aja yg disukai. Klo dpt uit jajan ya anggep aja bonus. Haha. Dan bsa dibilang diriku masih belum mupon dri "personal blog",yak gue msh nyari2 bacaan keseharian, siapatau msh ada bbrp blogger yg nulis2 itu. Haha

    BalasHapus
  11. Saya mah sebodo amat sama adsense sekarang, buktinya nggak ada adsense sama sekali di blog. Skarang mah menikmati sharing "sombong" 😁😁😁😁

    BalasHapus
  12. Menarik nih aull pembahasannya 😁

    Banyak sih aku dengar sekarang ini para blogger yang mau daftar adsense itu sering tidak diterima oleh pihak Google nya dipersulit, padahal blog mereka menarik dan tulisannya bagus, dan itu yang membuat mereka gelisah.

    Lah kalau aku iya kemaren sempat daftar itu adsense awal tahun 2016, niatnya ingin coba aja, ehh dua Minggu sudah dapat email approve dari adsense nya.

    Nah kalau masalah aku, malah bingung itu adsense mau diapain, biasanya kan kalau sudah dapat gitu harus sering nulis dan share ke sosial media yang lagi populer supaya trafik blognya naik agar dapat adsense banyak.

    Lah aku sampai sekarang tidak pernah share ke Facebook atau pun Instagram yang kemungkinan akan menaikan trafik blog. Masih ada rasa tidak berani aja melihatkan tulisan ke orang yang gue kenal di kehidupan nyata, seperti teman2 gue lah, takut aja gitu, bahkan mereka tidak tau kalau aku suka tulis di blog.

    Makanya aku sih lebih sedih ke google+, karena di situ mayoritas nya iya para blogger dan teman setongkrongan di rumah tidak pernah mainin, jadi aman tidak ada yang tau, makanya aku hanya share di situ untuk saat ini. Makanya aku tidak terlalu memikirkan berapa yang di dapatkan dari adsense tsb.

    Yah adsense menurut aku untuk sekarang iya sebagai penghargaan aja dan motivasi agar tetap menulis blog, Biar aja dia mengalir mau dapat sukur kalau tidak iya tidak masalah.

    Kalau tujuan dari ngeblog aku sih masih tetap berawal dari penasaran dengan blog, mencoba bikin dan sekarang ketagian, rasanya pass sebagai sarana untuk segala opini yang keluar dari kepala yang kemudian disalurkan kedalam blog dan juga untuk dokumentasi pribadi sih.

    Dan aku setuju erah blogger tidak akan berakhir, karena blog sudah mulai berkembang dan prospek kedepannya juga menjanjikan.

    Bermanfaat ini aull, aku juga sekalian belajar tentang perkembangan dunia blog untuk saat ini. Makasih

    BalasHapus
  13. aku EGP sih soalnya gak bisa edit video ya gak begitu tertarik mendalami yutub. kalau pas ada video seru aja tak upload
    tapi pada dasanya gini. klo nulis di blog itu rasanya lebih legaaaaa
    hasilnya gak banyak tapi serunya itu loh
    gak ngeblog 2 bulan ini aja rasanya gimana gitu..

    BalasHapus
  14. Blog kurang peminatnya juga karena minat baca orang indo cenderung sedikit. .
    Blog masih cocok untuk orang2 introvert

    BalasHapus
  15. Aku ngeblog hanya untuk suatu saat bisa jadi semacam buku kenangan.

    BalasHapus

Thanks for dropping by!
Leave some comments here if you want. Use your gmail or blogger or google account to comment. If you do not have one, choose Name/URL.

For private comments or questions just send me email to Aulhowler@yahoo.com

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...