August 09, 2010

Bersembunyi: Rahasia Kecil Itu

~Hi everyone... ~
 Wow, long time no post Poem...
Yeah, Toshibii's loading is so long...
(Hoho. Sorry Tshibii-kun!)

This is it...
Sebuah Puisi berjudul:

Bersembunyi: Rahasia Kecil Itu

Antara dua kejap...
Antara dua dekap...
Antara dua hendak...
Antara dua telapak...
Di situ ada sesuatu,
Bersembunyi: rahasia kecil itu...


Antara dahan dan ruas daun...
Antara kaktus dan tanah gurun...
Antara langit dan matahari...
Antara cincin dan jemari...
Di situ ada sesuatu,
Bersembunyi: rahasia kecil itu...


Ya, sejumput rahasia di sana...
Tertutup, semak berumput-rumput...
Ya, selembar rahasia di sana...
Terselip, di buku berhalaman butut...
Ya, sebutir rahasia di sana...
Tersangkut, di dahan-dahan berlumut...

Itu rahasia, menyilau disorot mata...
Mata legam, mencahayakan ingin tahu terpendam...
Itu rahasia, mendenging dibisiki telinga...
Telinga nan kecoklatan, mendengarkan nada penarasan...
Itu rahasia, lembut halus teraba...
Kulit nan ringkih, mengusap misteri dalam pedih... 


Antara dua kejap...
Antara dua dekap...
Antara dua hendak...
Antara dua telapak...
Di situ ada sesuatu,
Bersembunyi: rahasia kecil itu...

9 comments:

  1. ihh waaaaaaaaaaaaawww puisinya kereeeennnn... *aku belum bisa bikin puisi sebagus itu* :(

    ReplyDelete
  2. waah
    jangan sembunyi mulu dun^^
    met ramadhan ya aul^^

    ReplyDelete
  3. @ nuy:

    Hoho...
    Makasihhh....

    Sering2 aja bikin puisi...
    Nanti pasti tambah bagus dan tambah bagus...

    ReplyDelete
  4. @ Bang Arif:

    Hehe...
    Iya deh... ini udah nongol kok...

    Met ramadhan juga bang...
    mohon maaf lahir batin...
    Smoga ibadah puasa kita diterima Allah SWt
    amiin...

    ReplyDelete
  5. Salam Kenal dariku, artikel menarik :D Sekalian mau bilang Met Puasa bagi yang puasa. Met sejahtera bagi yang gak njalanin. Semoga selamat & damai dimuka Bumi. Amin :D

    ReplyDelete
  6. puisinya bgtu mndalam...
    kren ><

    ReplyDelete
  7. @ Yohan Wibisono:

    Sama2 bang...
    Amin...

    ReplyDelete
  8. @ Jeng Hana:

    Hoho...
    Makasih banyakk...

    ReplyDelete
  9. Dulu saya juga suka buat puisi. Dan skrg sudah fakum karna lebih asyik nulis artikel yg lebih bermanfaat.

    Tpi saya akui klo puisi ini keren. Bagus . Unik

    ReplyDelete

Thanks for dropping by!
Leave some comments here if you want. Use your gmail or blogger or google account to comment. If you do not have one, choose Name/URL.

For private comments or questions just shot me email to Aulhowler@yahoo.com

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...