December 14, 2014

Puisi : Bintang Jatuh


Titik-titik bercahaya di atas sana menyapaku
Kala hari menua
Kala usainya senja
Namun aku sibuk mengejar bayang mu, di dalam benak ku
"Belum tentu ia juga memikirkanmu!"
Lalu langit tertawa mencela
Dan terjadi seketika, begitu saja tanpa jeda
Sebuah titik cahaya jatuh
Tapi aku masih sibuk, mengaduk memori tentangmu
Mana bisa, mana ku punya kuasa untuk lupa
Rasa jatuh cinta pertama kita
 "Tidak kah kau lihat elok sosokku saat menghujan ke bumi mu?"
Bintang jatuh mengeluh
Langit mengernyit
Aku beku
Ingat Padamu
Apa di tempat lain nun jauh di sana, kamu juga melihat bintang yang sama?

50 comments:

  1. inikan langit yang sama berarti samasama melihat bintang yang sama ..hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum tentu
      mana tau disana ketutup mendung :)))

      Delete
  2. wooowww..puisinya mantabs...rangkaian kata yang sarat makna....
    keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  3. wih aul pintar merangkai puisi nih, romantis banget sih :) #coel dulu

    ReplyDelete
  4. puisinya mengingatkan akan gaya mbak Ana kawan lama. cuma kalo ini agak ada romantis dan balad nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh share link nya mbak?
      Siapa tau pengen baca-baca ke sana ^^

      Delete
  5. kreen mantap sekali, saya suka saya suka

    ReplyDelete
  6. saya suka puisi dan yang berbaur sastranya

    ReplyDelete
  7. touchy aul.. kirim lah ke majalah atau koran..

    ReplyDelete
  8. masihkan bintang berjatuhan membuat langit mengeryit...hadir kembali menyapa sahabat :-)

    ReplyDelete
  9. Lagi kangen sama siapa Aul? sampai bikin puisi gini.

    ReplyDelete
  10. saya jadi pengen naik gunung lagi, lalu di depan mata ngeliat langit yang penuh bintang dan banyak pula bintang jatuh. indahnyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yadehhh yang sering naik gunung :/

      *aku gak pernah*

      Delete
  11. Duh Auuul...
    ternyata dikau ini romantis abis yaaah :)

    itu maksudnya lagi kangen bercampur galau gitu yah?
    *sok tau...hihihi...*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak..
      Aku tauuu wkwkwk

      Hahaha nggak kok lagi iseng ajaa

      Delete
  12. masih dengan puisinya mas Aul, salam kunjungan mas Aul, lama tak kemari.

    ReplyDelete
  13. kalau soal kenangan ...
    susah pasti ya nggak inget rasanya kalau belum merasa lagi dari orang yang baru haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha kenapa semua orang pada nganggap ini seirus

      ini puisi iseng lhoo

      Delete
  14. Kalo liat bintang jatuh, biasanya langsung berdoa konon terkabul #alay hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa di dongeng-dongeng katanya gitu yaa ^^

      Delete
  15. puisi yang bagus, bintangnya jatuh dimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari langit ke langit sebenarnya
      tapi kata orang ke bumi wkwk :)))

      Delete
  16. Aaak... aku juga nggak punya kuasa untuk melupakan dia.... :(

    ReplyDelete
  17. Iya, gw juga ngeliat bintang jatuh yang sama kok dengan yang lo liat.. ;)

    ReplyDelete
  18. Puisinya keren ehehe

    http://adindanareswari.blogspot.com

    ReplyDelete
  19. Replies
    1. Hehhehe kok ada linknya. Gak keren jadinya

      Delete

Thanks for dropping by!
Leave some comments here if you want. Use your gmail or blogger or google account to comment. If you do not have one, choose Name/URL.

For private comments or questions just shot me email to Aulhowler@yahoo.com

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...