September 26, 2015

Tentang Waktu

Belum lama ini salah satu senior saya di kampus berpulang ke Yang-Maha-Kuasa. Nggak terlalu deket sih, sama beliau. Tapi lumayan akrab. Sering bertegur sapa, bercanda, main ke kosannya juga pernah. Beliau baik dan sering ketawa, walaupun kalau di keramaian lebih banyak diam. Aslinya memang pendiam. Lalu, suatu hari mendadak saja berita itu datang, sementara kami semua tak siap sama sekali..


Bahwasannya ternyata benar jodoh, rezeki dan maut tak ada yang akan tau kapan datangnya. Padahal sebelumnya saya sempat berpikir, bahwa nantinya beliau akan sukses dan menjadi orang yang hebat. Tapi seketika saja Allah bisa mengubah kenyataan. Tanpa menunggu kesiapan, tanpa memberi aba-aba, tanpa ada pertanda...


Sedikit banyak, keseharian saya jadi terpengaruh. Ternyata selama ini saya banyak sekali membuang-buang waktu. Padahal kenyataannya waktu yang saya punya tak pernah saya ketahui. Mungkin saya dan teman-teman lainnya pernah berpikir, waktu kita lama; Kita akan hidup hingga usia senja, dikelilingi anak dan cucu yang hidup berkecukupan karena kita berhasil mendapatkan pekerjaan yang bagus dan pendamping hidup yang sempurna. Kita lupa bahwa waktu kita bisa habis kapan saja. Mungkin hari ini, esok, minggu depan, bulan depan dan seterusnya...


Saya rasa masih belum terlambat bagi kita untuk mulai berubah dari sekarang. Berubah menjadi lebih baik, tentu saja. Lalu berusaha memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya, melaksanakan semua rencana-rencana baik tanpa menunda-nunda. Let's be the better version of us, so there will be no regrets if tomorrow doesn't come to us..

See you in the next post.
 :')

--------
P.S.
----------
Selamat Hari Raya Idul Adha bagi teman-teman yang merayakan. Mohon maaf lahir bathin ya kalau saya ada salah-salah kata atau kalimat atau sikap. Selamat pesta daging. Dijaga makannya, ingat kolesterol :)

Oh iya, Saya udah mulai sembuh sih, tapi belum bisa terlalu aktif di luar rumah. Tapi seenggaknya untuk ngeblog udah bisa dikit-dikit hehe. I miss you all.

31 comments:

  1. semoga amal ibadahnya diterima yah :) jadi pelajaran juga buat kita kalau untuk melakukan segala hal dengan sebaik-baiknya krn kita ga tau kapan umur habis

    ReplyDelete
  2. Hmm, makasih artikelnya aul, seolah mencubiti kedua pipi...agar sadar kalau kita harus menjadi pribadi yg lebih baik lagi

    ReplyDelete
  3. Makasih udah diingetin. Gw terhenyak baca yang bagian 'Tanpa menunggu kesiapan, tanpa memberi aba-aba, tanpa ada pertanda...'

    ReplyDelete
  4. Benar banget Aul, kadang kita lupa... kita hanya sibuk mengejar urusan dunia... Makasih Aul, telah mengingatkan kembali.

    ReplyDelete
  5. Waktu memang cepat sekali berlalu ya gan, tak terasa Ane sekarang sudah beranjak dewasa, padahal perasaan Ane masih ABG saja hhhh :D

    ReplyDelete
  6. Kadang kita enggak sadar sekarang udah usia berapa...

    ReplyDelete
  7. Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun.. Semoga beliau dimudahkan, dilapangkan , dan diterima amal ibadah..

    Itulah, hidup terus berputar.. Ada masa juga kita untuk menyelesaikan urusan dunia untuk masuk ke alam baru. Yang menjadi pertanyaan, seberapa siapkah kita ? Insya Allah kejadian seperti ini bisa melunakkan hati yang keras..

    ReplyDelete
  8. Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun
    Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT
    Amiin :)

    ReplyDelete
  9. Miss you too ul haha

    Jodoh, maut manusia tidak akan tahu kapan datangnya kecuali yang diatas :') semoga amal ibadanya di terima oleh Alloh SWT.

    ReplyDelete
  10. Turut berduka ya aul..
    Kadang saya juga berfikir seperti itu, karena rahasia Allah tidak ada yg tahu..
    Entah hari ini, besok ataupun kapan kita pasti akan menyusul..

    ReplyDelete
  11. setajam apapun tatapan matahari tapi ia tetap akan tunduk kepada maLam, begitupun dengan manusia. setinggi apapun jabatannya, sehebat apapun tentang dirinya tapi pada saatnya nanti akan benar-benar ditinggaLkan.

    mohon maaf Lahir bathin juga Mas AuL, mungkin seLama bLogwaLking maupun posting banyak sekaLi perkataan saya yang kurang berkenan :)
    semoga cepat sembuh, biar kita bisa sama-sama jaLan-jaLan bLogging Lagi :)

    ReplyDelete
  12. Inalillahi, semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya ya :')

    Jadi keikut merinding bacanya :')

    ReplyDelete
  13. terenyuh bacanya... jadi ingat lagunya Meghan Trainor yang Like i'm gonna lose you...

    Warung Kopinya Pecinta Togel

    ReplyDelete
  14. Merinding bacanya, Aul. Kadang tanpa sadar suka menyia-nyiakan waktu ya :(

    ReplyDelete
  15. Turut berduka cita, semoga yang di tinggal diberi ketabahan

    ReplyDelete

Thanks for dropping by!
Leave some comments here if you want. Use your gmail or blogger or google account to comment. If you do not have one, choose Name/URL.

For private comments or questions just shot me email to Aulhowler@yahoo.com

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...