September 17, 2017

[ Review Film ] IT : Maukah Kamu Ke Bawah Sana dan Mengambang dengan "nya"?


Well, sebenarnya saya sangat-sangat-sangat anti nonton horror-horroran karena saya anaknya parno-an banget. Apalagi kalau film horror hantu-hantuan yang ngebunuh-bunuh. Terutama hantu-hantu lokal kayak Pocie, Kuntie, Sundal-bolie, Kepala-putusie dan semacamnya Hiiiiy. Setelah nonton biasanya saya jadi penakut banget sampai tiga hari setelahnya. Takut pipis, takut ke dapur, takut pulang malam, dst. Tapi ini kemaren saya kejebak karena terlanjur seneng nerima ajakan nonton dari senior saya (Bang Fajri dan Kak Yora) yang mana tiketnya dibayarin wkwk. Dan ternyata film horor masa -__- #Dikerjain #Jahat. eh tapi ternyata hantunya bukan hantu yang rasanya bakal ada di sini, jadi saya nggak parno sih. Cuma ya, pas nonton saya berkali-kali jerit-jeritan dan tutup muka pake jaket wkwk. Btw, film ini masih akan tayang selama September- pertengahan oktober di Bioskop seluruh Indonesia. So, buat yang mau nonton mending baca ulasan saya dulu deh, dan pikirkan lagi matang-matang apakah yakin mau nonton atau nggak wkwk.

Data Film
Judul film                  : IT
Tanggal rilis              : 8 september 2017
Aktor/Aktris              : Jaeden Lieberher, Bill Skarsgard, Jeremy ray Talor, Sophia Lilis, etc 
Penulis                     : Stephen King, 1986 (Novel)
Produser                  : Muschietti, et al
Distributor                : Warner bros pictures

Sinopsis Film
Film ini diawali dengan adegan seorang remaja bernama Bill Denbrough (Jaeden Lieberher) yang membuatkan sebuah perahu kertas mainan untuk adiknya Georgie. Saat itu hujan, dan Georgie memainkan perahunya di aliran air di sekitar trotoar jalan raya. Kemudian tau-tau perahu itu masuk lubang gorong-gorong. Georgie yang panik karena takut dimarahi kakaknya kaget saat ada badut tua yang mengaku bernama Pennywise si badut penari (Bill skarsgard) di celah gorong-gorong yang mengintip dan menawarkan Georgie untuk mengambil perahunya. Georgie awalnya menolak dengan berbagai alasan polos, namun saat akhirnya ia setuju dan menjulurkan tangannya, saat itulah petaka memutuskan tangannya dan merenggut tubuhnya ke bawah gorong-gorong untuk selama-lamanya.


Bill, kakak Georgie yang gagap dalam berbicara dan penakut, masih belum bisa merelakan hilangnya sang adik. Berbagai poster anak hilang yang disebar di seluruh penjuru kota terasa sia-sia, karena dalam beberapa waktu terakhir sudah sering terjadi peristiwa anak hilang dan tak ada orang yang tampak benar-benar serius untuk menyeledikinya. Ia berupaya melakukan beberapa penelitian dan percobaan kecil-kecilan untuk menemukan teori paling masuk akal atas kejadian hilangnya Georgie. Tapi orangtuanya ternyata sangat tidak menyukainya. Kebanyakan orang tua di kota Derry, kotanya, tampak juga tidak menyukai akan adanya orang yang membahas atau menyinggung perihal anak hilang tersebut seolah-olah mengetahui sesuatu dan menyembunyikannya dari para remaja.


Kekejaman bully yang dilakukan oleh geng anak nakal di sekolah mempertemukan Bill dengan teman-teman sesama pecundang; Richie si aneh, Eddie si antikuman, Stanley si penakut, Ben si kutubuku, Mike si yatim piatu dan Beverly, gadis puber yang slengekan namun memikat hati. Bertujuh mereka saling menolong dan saling menguatkan mengatasi gangguan para tukang bully. Kebersamaan mereka ternyata membawa mereka pada takdir dengan penampakan hal-hal mengerikan dan teror yang sangat menakutkan yang akhirnya menuntun mereka pada satu sosok hantu / monster mengerikan, Pennywise si badut penari, yang sudah hidup puluhan tahun di Gorong-gorong.



Atas penemuan Ben dari penelitian dan bacaannya di perpustakaan kota, mereka menemukan petunjuk bahwa kejadian anak hilang selalu berulang di Kota Derry setiap 27 tahun dan ada hubungannya dengan sumur tua di rumah usang tak berpenghuni di salah satu sudut kota. Bill yang masih yakin bahwa Georgie adiknya masih hidup di suatu tempat di gorong-gorong berusaha membujuk teman-temannya untuk mencari, namun mereka malah dihadapkan pada ancaman kematian dari teror si hantu badut yang membuat mereka ketakutan setengah mati dan memustuskan untuk berhenti. Namun, saat suatu hari Beverly hilang, dengan petunjuk bahwa ia telah ditawan oleh sosok mengerikan yang paling mereka takuti, akhirnya mau tak mau keenam remaja yang tersisa masuk ke gorong-gorong tua kota di rumah usang tersebut untuk menyelamatkan Beverly. Bill yang mulai menjadi anak pemberani, juga membawa serta harapannya untuk juga bisa menemukan Georgie.


Dapatkah mereka menemukan Beverly? Dapatkah Bill menemukan petunjuk lainnya tentang misteri lenyapnya Georgie? Bagaimanakah nasib para anak-anak hilang yang sebagian ditemukan mengambang di udara, di ruang tersembunyi gorong-gorong? Sanggupkah mereka menghadapi hantu badut mengerikan yang telah memangsa ratusan anak-anak selama ratusan tahun di kota itu?

Selengkapnya nonton sendiri di Bioskop ya, teman-teman!
Too much spoiler nanti nggak seru hahaha

Komentar Saya
Asli film ini bikin saya jantungan berkali-kali. Awal film aja pas Georgie diseret ke gorong-gorong saya udah jerit-jerit setengah mati. Salah satu adegan paling mengerikan dari keseluruhan adegan film yang juga penuh adegan mengerikan. Nih kalau pada berani silahkan tonton sendiri cuplikannya hiiiyy..



Boro-boro pada nonton full movienya kan! wkwkwk

Secara umum film ini bagus banget. Btw film ini adalah remake dari film yang sama tahun 1990 dulu. Tapi film yang sekarang tentu secara grafis dan teknologi lebih bagus dan lebih halus dan lebih enak ditonton ya. Dan lebih mengerikan juga. Parah. Tapi keren. Tapi serem. Tapi bagus. Tapi ngeriii. Hahahaha

Setiap adegannya terasa detail dan niat banget. Musik dan sound effect nya juga mendukung banget untuk setiap adegan. Terutama pas adegan teror atau penampakan hantu nya, itu efek suara adegannya aja udah bikin dag-dig-dug duluan sebelum adegan seremnya keliatan, yang bikin saya tutup telinga dan ngumpetin muka hahahaha #payah.

Sayangnya banyak adegan yang kurang nonjok, dibiarkan gantung dan agak bikin bingung awalnya. Pas film nya habis baru ngerti maksud adegan itu apa. Kayak potongan-potongan yang di tengah-tengah tiba-tiba ada dan nggak jelas datangnya dari mana dan kenapa bisa terjadi gitu lho. Terus juga masih banyak misteri yang belum terjawab, seperti kenapa para orangtuanya nggak jujur ke anak-anaknya bahwa di kota ada setan pemakan anak-anak. Terus kenapa setannya lemah kalau anak-anaknya berani.Atau kenapa dia munculnya harus 27 tahun sekali. Tapi emang bukan hal yang terlalu penting juga sih. Cuma jadi penasaran yang masih menggantung aja gitu di benak penonton wkwk

Kemudian, sayangnya juga terlalu banyakan adegan berdarah dan organ manusia yang secara gamblang muncul dengan jelas. Adegan kekerasan seperti nusuk-nusuk dan bunuh-bunuh juga kayak gampang aja gitu dilakukan oleh anak-anak. Udah gitu banyak adegan ciuman, weww masih anak-anak udah jago aja haha -_- Anak Indonesia yang masih di bawah umur bahaya banget kalo nonton film ini deh kayaknya. Padahal tokoh utama film ini anak-anak lho, which means sasaran penontonnya juga pasti anak-anak.

Rating
Mungkin karena saya bukan penggemar film horror kali ya, jadi saya nggak begitu paham mana film horror yang bagus dan mana yang nggak. Tapi , sebagai penonton awam yang cukup menikmati filmnya, saya kasih rating 7/10.

✰✰✰✰✰✰✰✰✰✰

19 comments:

  1. Bang Auullll, keduluan deh mau review film IT hahahaha. Awalnya saya mau review tapi agak parno juga walaupun saya pecinta film horor hehehe

    Emang sih kak, film IT ini bagus banget karena bisa dibilang film horor yang mempunyai pesan positif yg ingin disampaikan, kayak menjadi pemberani dan mengatasi rasa takut, kekuatan persahabatan bisa mengalahkan segalanya (ceilaaahhh)

    Tapi emang sih, gak pantes bila ditonton anak dibawah umur. Lippielust (beauty selebgram) komentar juga masih banyak anak dibawah umur yang berani nonton IT. Banyak banget adegan tak pantas dilakukan anak dibawah umur kayak bullying bahkan pembunuhan.

    Tapi overall nih film menegangkan abiss sih Bang!

    ReplyDelete
  2. Ah sudahlah, bukannya saya penakut. Ditinggal sendiri di rumah gak papa kok, gak masalah, yang penting masuk kamar ditemenin laptop sama wifi yg lancar jaya. Selesai.

    Bukan penakut, tapi sayang aja sama jantung. Dia udah capek2 memompa darah sepanjang hari, setiap detik.......trus kita dengan seenaknya aksih dia treatment yang buruk dengan menonton film horor gitu? No lah ya. Jangan sakiti jantung #ngelesss mulu wkwkwkw xD

    Haelah nonton Conjuring aja sembunyi di ketek temen mulu --

    Btw, hantu barat full make up ya, warna warni gitu. Hm udaah ah gue cus aja dari sini xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuhu tos dulu kita samaan kalau soal wifi lancar. hehe...

      kalau saya sih malah gak begitu suka genre horor, sayang banget nonton yang kedengaran cuman suara jerit-jeritan dari kursi sebelah. bete.

      Pertaama dan terakhir saya nonton genre horor pas conjuring, setelah itu gak lagi. Soalnya gak ada yang ngajak nonton gratisan.

      Delete
  3. Nonton film horor sekali-kali tuh bolehlah buat spot jantung tapi harus ada yang mendampingi ya, ya untuk jaga-jaga bila terjadi hal yang tidak diinginkan

    Pengen sih nonton film ini, tapi harus cari temen dulu kayaknya biar ada yang bantuin jerit-jerit hihi

    ReplyDelete
  4. btw kalau aku sih takut sama Badut makanya nggak mau nonton ini bwahahahhaha :v

    kalau film horor aku bisa nonton cuma kalau thriller dan film sadis, enough is enough gk kuat kebayang2 dan gak doyan makan karena mual. film ini masih chapter 1, mungkin bakalan ada sequelnya.

    diangkat dari novel jadul dengan judul sama, novelnya tebel. kalo penasaran mungkin beli novelnya aja jadi semua penasaran bisa kejawab semua.

    yaiyalah nonton snapgram Aul, sendirinya update :p

    ReplyDelete
  5. Owh ini toh filmnya.
    Pantesen kemarin ada meme lucu orang masuk got, rupanya parodi film IT ini.

    Kayaknya bagus ne film ya bg, jadi pengen nonton.

    BTW tren film2 sekarang pada mendalur ulang film terkenal jaman dulu iya, dengan effek dan teknologi terkini.

    ReplyDelete
  6. takutnya sih pas adegan bunuh2 an, kekerasan, dan sejenisnya
    gak bisa liat pisau atau sejenisnya melayang2
    ato darah keluar
    eh tapi seru sih kayak liat Pasukan Mau Tau nya Enyd Blyton
    nunggu donotan aja deh heuheu

    ReplyDelete
  7. belum sempet nonton filmnya, Ul. tapi penasaran setengah waras karena katanya rekomended sih. Cuma abis baca ulasanmu jadi sedikit ada gambaran dan spoiler wkwk.

    Meskipun pennywise mengerikan, tapi bill skasgardnya ganteng. Sekian.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Kirain filmnya ke arah komputer gtu karena judulnya itu,eh rupanya film horor ya ckcc

    ReplyDelete
  10. wuih, takut pilem horor ternyata.. haha
    sebenarnya kehidupan saat ini jauh lebih horor ul, dibanding film mah. tapi, menghadapi kehidupan ya gitu ul, ga bisa tutup mata sama teriak2 tiap saat. ahahaha

    ga mau nonton ah, ada adegan kissing nya sih, ntar bahaya kalau saya nya jadi pengen. #plak

    ReplyDelete
  11. Saya jadi tidak berani nonton, sudah horor ada adegan yang belum pas buat seumuran saya. Sepertinya layak kena sensor nih.

    ReplyDelete
  12. Udah lama gak pernah lihat film horor. Sepertinya ini jadi rekomen nih. Awalnya aku kira tentang IT, komputer gitu, eh ternyata bukan. Tapi di instagram sering lihat foto menyeramkan diatas, ternyata meme juga bikin tentang lucu lucuan film ini. Baru tahu..

    Baca ini tahu sedikit lah gambarnnya, tapi tetap aku pengen nonton. Penasaran biar tahu langsung ceritanya. Kadang kalau horor itu pas adegan pembunuhan itu gimana ya, terasa seram..he

    ReplyDelete
  13. Wah aku pas deh klo film ini hehehe apalagi ada badutnya, dari kecil takut badut

    ReplyDelete
  14. sha juga paling takut nonton film horror hahaha
    apalagi kalau horror nya indonesia, udahlah ikutan parno :D

    ReplyDelete
  15. baru baca review nya aja udah deg-deg an, gak berani nonton gueee X_X

    ReplyDelete
  16. Hum.
    Bayangkan kalau film ini diputar di televisi.
    Bakal banyak sensor dan pisau buram bertebar.

    ReplyDelete
  17. Ehh ini trailernya serem banget sumpah, saya aja gak kebayang gimana tuh badut serem banget. Badut di indonesia aja dah serem, nah ini badut dari luar negeri, seremnya nambah.

    Tapi jujur, saya penasaran juga sih kok inih badut takut sama anak yang pemberani. Sosok horornya langsung hilang gitu, ya ampun.

    ReplyDelete

Thanks for dropping by!
Leave some comments here if you want. Use your gmail or blogger or google account to comment. If you do not have one, choose Name/URL.

For private comments or questions just shot me email to Aulhowler@yahoo.com

Thank you :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...